Pemain Timnas Indonesia, Jordi Amat berduel dengan pemain Kamboja, Sieng Chanthea dalam laga Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (23/12/2022).
Mili.id – Timnas Indonesia tidak boleh menganggap remeh Kamboja saat mengawali perjuangan di Piala AFF 2026. Meski Skuad Garuda lebih diunggulkan, tim berjuluk Angkor Warriors itu datang dengan amunisi baru yang berpotensi menyulitkan pasukan John Herdman.
Laga perdana Grup A akan mempertemukan Indonesia dengan Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7/2026) pukul 20.30 WIB. Kemenangan menjadi target utama Garuda untuk membuka peluang melangkah ke semifinal, namun Kamboja dipastikan siap memberikan perlawanan sengit.
Pada Piala AFF 2026 yang berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus, Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Persaingan diprediksi berlangsung ketat sehingga setiap poin menjadi sangat berharga.
Salah satu pemain yang wajib diwaspadai Indonesia adalah Iago Bento Fernandes. Winger berusia 27 tahun itu menjadi kekuatan baru Kamboja setelah resmi menyelesaikan proses naturalisasi.
Pemain kelahiran Brasil tersebut diproyeksikan menjalani debut bersama Timnas Kamboja pada ajang Piala AFF 2026. Kehadirannya diyakini akan meningkatkan daya gedor tim asuhan Koji Gyotoku.
Iago bukan sosok asing di sepak bola Kamboja. Sejak bergabung dengan Boeung Ket pada Februari 2021, ia tampil konsisten di Cambodian Premier League dengan mencatatkan sembilan gol dan 13 assist dalam dua musim terakhir.
Keunggulan utama Iago terletak pada fleksibilitasnya. Selain piawai bermain di kedua sisi sayap, ia juga mampu beroperasi sebagai gelandang serang, gelandang tengah, hingga penyerang. Kemampuan tersebut membuatnya sulit diprediksi oleh lini pertahanan lawan.
Baca juga: Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Perkuat Lini Depan Timnas Indonesia
Selain Iago Bento, Indonesia juga harus memberi perhatian khusus kepada Sieng Chanthea. Winger berusia 23 tahun itu merupakan salah satu pemain paling berpengalaman di skuad Kamboja meski usianya masih tergolong muda.
Pemain Svay Rieng tersebut dikenal memiliki kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta keberanian dalam duel satu lawan satu. Piala AFF 2026 menjadi penampilan keempatnya di turnamen bergengsi Asia Tenggara itu.
Chanthea juga memiliki pengalaman panjang bersama tim nasional Kamboja. Ia pernah memperkuat negaranya mulai dari level U-17, U-19, U-22, U-23 hingga tim senior.
Sejak menjalani debut pada 6 Juni 2019, Chanthea telah mencatatkan 46 penampilan bersama tim senior Kamboja dengan koleksi sembilan gol. Rekam jejak itu menjadikannya salah satu pemain yang paling diandalkan untuk membongkar pertahanan lawan.
Baca juga: Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa, Winger Timnas Indonesia Gabung FC Wacker Innsbruck
Garuda Tak Boleh Lengah
Di atas kertas, Timnas Indonesia memiliki kualitas skuad yang lebih unggul. Namun, keberadaan Iago Bento dan Sieng Chanthea membuat Kamboja memiliki senjata yang bisa menghadirkan kejutan apabila Garuda lengah.
John Herdman diperkirakan akan menyiapkan strategi khusus untuk meredam pergerakan kedua pemain tersebut. Jika mampu mematikan kreativitas Iago dan kecepatan Chanthea, peluang Indonesia meraih tiga poin pada laga pembuka Grup A akan semakin terbuka.
Pertandingan ini pun menjadi ujian awal bagi Skuad Garuda untuk menunjukkan ambisi mereka bersaing memperebutkan gelar Piala AFF 2026 sekaligus mengirimkan pesan kepada para rival bahwa Indonesia siap menjadi penantang serius di kawasan Asia Tenggara.
Editor : Erwin Muhammad
