PD Pasar Surya Serap Aspirasi Pedagang Unggas Tambak Rejo, Dorong Pasar Lebih Higienis

PD Pasar Surya Serap Aspirasi Pedagang Unggas Tambak Rejo, Dorong Pasar Lebih Higienis © mili.id

Perusahaan Daerah Pasar Surya menggelar sosialisasi bersama paguyuban pedagang di Pasar Tambak Rejo, Kamis (23/4/2026)

Mili.id — Perusahaan Daerah Pasar Surya menggelar sosialisasi bersama paguyuban pedagang di Pasar Tambak Rejo, Kamis (23/4/2026), guna menindaklanjuti program Pemerintah Kota Surabaya terkait penertiban praktik penyembelihan unggas di pasar tradisional.

Kegiatan ini tidak sekadar menyampaikan kebijakan, tetapi juga menjadi ruang dialog terbuka. Tim dari PD Pasar Surya hadir dengan pendekatan humanis dan kekeluargaan, menyerap langsung berbagai usulan serta aspirasi dari puluhan pedagang unggas yang hadir.

Baca juga: Komisi A DPRD Kota Surabaya Pertanyakan Status Aset PD Pasar

Langkah penertiban ini diinisiasi untuk mendorong transformasi pasar tradisional menjadi lebih higienis, tertata, dan nyaman bagi masyarakat. Dalam forum tersebut, pedagang menyampaikan harapan agar kebijakan yang diterapkan tetap mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.

Tim sosialisasi PD Pasar Surya menyatakan akan menjadi penghubung antara pedagang dan pemerintah kota. Sejumlah usulan, termasuk terkait pembangunan Tempat Pemotongan Unggas (TPU) serta mekanisme penjualan unggas agar tetap berada di dalam area pasar, akan disampaikan kepada Pemkot Surabaya.

Di sisi lain, para pedagang menegaskan bahwa selama ini mereka telah berupaya menjaga standar kebersihan dan kesehatan. Pasar Tambak Rejo diketahui telah dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta para pedagang menjalankan prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) dalam aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Dua Pejabat PD Pasar Surya Surabaya Tersangka Korupsi Rp 725,44 Juta

Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kondisi pasar selama ini cukup baik. “Selama saya tinggal di sini, tidak pernah ada warga yang mengeluh. Pasarnya bersih dan penataannya juga bagus,” ujarnya.

Dukungan terhadap program pemerintah juga disampaikan oleh Ashuri, salah satu pedagang unggas di Pasar Tambak Rejo. Namun, ia berharap ada ruang dialog lanjutan terkait kebijakan larangan penjualan unggas hidup dan penyembelihan di pasar.

“Kami sangat mendukung program Pemkot Surabaya. Tapi kami juga berharap usulan kami bisa disampaikan, khususnya agar ada peninjauan langsung ke kondisi pasar ini,” katanya.

Baca juga: Pansus DPRD Surabaya Tegaskan Soal Prosedur Pengalihan Aset

Ia menambahkan, para pedagang selama ini tertib dalam administrasi dan konsisten menerapkan standar kesehatan. Menurutnya, pedagang tidak menolak kebijakan, melainkan meminta solusi yang tetap mengakomodasi keberlangsungan usaha mereka.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan tercapai titik temu antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan pedagang, sehingga upaya mewujudkan pasar tradisional yang higienis dapat berjalan tanpa mengabaikan aspek ekonomi masyarakat.

Editor : Erwin Muhammad



Berita Terkait