Mayat bayi di saluran air kawasan Watu Ondo, Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin (2/1/2026) pagi.
Mili.id – Warga Pacet digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi di saluran air kawasan Watu Ondo, Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin (2/1/2026) pagi.
Mayat bayi tersebut ditemukan terbungkus plastik warna merah dan dimasukkan ke dalam tas ransel warna hitam. Posisi tas tersangkut di pipa saluran air sekitar 300 meter dari jalan raya.
Baca juga: Vonis Seumur Hidup, Terdakwa Mutilasi Kekasih Tertunduk di PN Mojokerto
Penemuan pertama kali diketahui oleh petugas Tahura Raden Soerjo saat melakukan pengecekan area irigasi sekitar pukul 09.30 WIB. Petugas kemudian melaporkan temuan itu ke pihak Tahura dan diteruskan ke Polsek Pacet.
Petugas Tahura Raden Soerjo, Sukamto, mengatakan bungkusan mencurigakan itu awalnya terlihat tersangkut di pipa saluran air.
“Saat saya cek area irigasi, terlihat ada tas hitam yang mencurigakan. Saya panggil warga sebagai saksi. Setelah dibuka, ternyata berisi bayi yang diduga baru lahir,” ujarnya.
Baca juga: Terdakwa Pembunuhan Mutilasi di Mojokerto Dituntut Penjara Seumur Hidup
Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Pacet bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan panjang sekitar 50 sentimeter.
“Bayi berjenis kelamin perempuan dengan panjang sekitar 50 sentimeter. Saat ini masih dalam penanganan dan akan dilakukan otopsi. Kami masih menunggu hasil dari rumah sakit,” kata Aldhino.
Baca juga: Sengketa Lahan di Mojokerto, Ahli Waris Gugat SHM Ganda
Ia menambahkan, di dalam tas ransel juga ditemukan sejumlah barang, di antaranya pakaian warna hitam yang diduga pakaian perempuan serta tisu. Saat ditemukan, bayi tersebut masih terdapat ari-ari sehingga diduga baru dilahirkan.
“Kasus ini masih kami dalami untuk mengungkap pelaku yang bertanggung jawab,” pungkasnya.
Editor : Redaksi
