Kadindik Jatim Aries Agung Paewai secara simbolis membuka Porsenijar PGRI 2025.
Surabaya, mili.id – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, secara resmi membuka gelaran Porsenijar (Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran) PGRI 2025. kegiatan ini diikuti oleh para guru dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Kadindik Aries mengapresiasi PGRI konsisten membuat wadah kegiatan positif bagi para pendidik. Ajang ini menjadi momentum penting bagi para guru anggota PGRI se-Jawa Timur untuk menyalurkan bakat, minat, sekaligus mempererat solidaritas melalui kompetisi yang sehat dan bermartabat.
"Guru bukan hanya sosok yang mengajar di ruang kelas, tetapi juga individu yang perlu menyalurkan potensi di berbagai bidang, termasuk olahraga, seni, dan inovasi pembelajaran. Melalui Porsenijar, kita membuktikan bahwa guru bukan hanya pendidik yang profesional, tetapi juga insan yang sehat, kreatif, dan inovatif. Inilah wajah guru Jawa Timur yang berdaya saing,” tegasnya. Rabu (24/9/2025).
Berbagai cabang dipertandingkan, mulai dari tenis meja, bulu tangkis, catur, hingga lomba seni dan pembelajaran mendalam. Setiap cabang lomba dirancang tidak hanya mencari juara, melainkan untuk memperkaya pengalaman, dan memperkuat kompetensi guru di era pendidikan yang terus berkembang.
Kadindik Jatim menambahkan bahwa ajang ini memiliki makna strategis dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang menyeluruh.
Baca juga: Pelajar Jawa Timur Borong 11 Medali di FIKSI 2025, Bukti Kekuatan Inovasi dan Kewirausahaan Siswa
“Olahraga melatih kedisiplinan dan sportivitas, seni menumbuhkan kepekaan rasa, sementara pembelajaran mendalam mengasah inovasi dan kreativitas. Ketiganya berpadu menjadikan guru lebih utuh sebagai pribadi sekaligus teladan bagi peserta didik dan masyarakat," jelasnya.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan semangat kebersamaan antar-guru. Momen ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas daerah, memperkuat persaudaraan antarpendidik yang tergabung dalam PGRI.
Dengan resmi dibukanya Porsenijar 2025, diharapkan para guru peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan ajang ini sebagai ruang belajar bersama.
Baca juga: Kini Giliran SMAN 1 Rengel Tuban Resmikan SFC, Kadindik : Wujudkan Sekolah Sehat dan Mandiri Pangan
“Bertandinglah dengan jujur, berkaryalah dengan tulus, dan jadikan Porsenijar sebagai wahana untuk memperkuat karakter guru Jawa Timur yang berdaya, berkualitas, dan bermakna,” tukasnya.
Editor : Fahrizal Tito
