Hari Santoso/Foto:MILI
Mili.id - Belum terpenuhinya pagu di sekolah swasta, Hari Santoso mengimbau agar lembaga pendidikan tersebut jemput bola melalui promosi yang menarik, utamanya yang sudah bekerjasama dengan Pemkot.
"Harus jemput bola, dan lakukan promosi semenarik mungkin," imbau politisi NasDem, kepada Mili.id
Sebab menurut Hari, SMP swasta favorit tidak semuanya dapat menampung siswa MBR, bagi yang tidak diterima di sekolah negeri.
"Karena memang swasta yang tidak menerima Bos, lebih pada memberikan CSR - nya kepada siswa-siswa melalui Dinas Pendidikan Surabaya." beber politis NasDem ini.
Maka, sekali lagi Hari menekankan, agar sekolah yang sudah kerjasama dengan pemerintah gencar melakukan woro-woro.
"Mereka buat woro-woro, MBR tidak dikenakan biaya." terang Hari.
Sebab, Hari menilai, ada sebagian masyarakat menganggap bahwasanya sekolah swasta bayarnya mahal.
"Ini walaupun mereka MBR, mereka banyak juga yang enggak tahu. Jadi mereka masih nunggu." papar Hari
Maka, saat dia menerima aspirasi tersebut, Hari menjelaskan, khusus MBR biaya pendidikannya gratis di sekolah yang sudah bekerjasama dengan pemerintah kota.
"Saya berikan masukan, khususnya masyarakat MBR, yang ada kerja sama dengan Pemkot ini gratis biaya pendidikannya sama dengan negeri." demikian ungkap Hari.
Sebelumnya, Koordinator Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Timur melakukan rapat koordinasi dengan salah satu pimpinan DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti, di Ruang Banggar, Jalan Yos Sudarso 18-22.
Wiwik Wahyuningsih, koordinator MKKS Timur kepada Reni menjelaskan, PPDB di sekolah swasta belum memenuhi pagu.
"Pihak swasta, yang seharusnya menerima 3 kelas cuman dapat satu kelas. Ada yang cuman dapat 7 siswa yang seharusnya 52, itu tadi yang kami sampaikan ke Ibu Reni." ungkap Wiwik.
Baca juga: Jambret WNA Italia di Bundaran HI Viral, Polda Metro Jaya Bergerak Cepat Buru Pelaku
Editor : Redaksi
