Korban dievakuasi petugas BPBD Surabaya. (Wendy/mili.id)
Surabaya, mili.id - Identitas mayat yang ditemukan di Sungai Jagir, Wonokromo, Surabaya pada Senin (10/3/2025) adalah Ludya Ratna Ningsih (43) asal Kedurus, Surabaya.
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Surabaya, Ipda M Zahari memastikan, korban meninggal bukan karena tindak kejahatan. Hal itu diungkap setelah melalui serangkaian penyelidikan.
Baca juga: Pria Tanpa Busana Terekam CCTV Berlari di Gang, Warga di Kota Mojokerto Sempat Resah
"Kalau (korban) kekerasan tidak, soalnya di jari dia perhiasan masih lengkap, anting masih ada. Kalau perampokan itu perhiasan pasti diambil," katanya, Rabu (12/3/2025).
Melalui rekaman CCTV, korban terakhir terlihat di sekitar sungai Rolak pada Sabtu (8/3/2025) pukul 04.00 WIB hendak jual koran.
Selepas itu, penyandang disabilitas tuli ini tak lagi terlihat lagi. Belum dapat dipastikan apakah korban mandi atau sedang buang air besar ke sungai.
"Jam 4 subuh dia jual koran, tidak terpantau lagi CCTV nya itu, apa terjatuh, apa mandi, kita tidak monitor. Memang dia arah ke sungai kelihatan CCTV nya, tapi setelah itu gak ada lagi," pungkasnya.
Baca juga: Jasad Perempuan Jember Terseret Arus Sungai 4 Hari Hingga ke Pantai Nyamplung Kobong
Sebelumnya, identitas mayat perempuan tanpa busana yang ditemukan mengapung tersangkut sampah dan ranting, di Sungai Jagir, Wonokromo, Surabaya, pada Senin (10/3/2025) kemarin akhirnya terungkap.
"Korban berinisial LR, usia 43 tahun, asalnya Kedurus, Surabaya," kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo Ipda M Zahari saat dikonfirmasi, Selasa (11/3/2025).
Sebelum ditemukan tewas, korban sempat dilaporkan hilang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Wiyung, pada Jumat (7/3/2025) kemarin.
Baca juga: Identitas Mayat Perempuan Telanjang di Sungai Jagir Surabaya Terungkap
Sedangkan berdasar hasil penyelidikan sementara, mayat misterius itu diperkirakan sudah meninggal dunia tiga hari yang lalu.
"Dugaan (korban sudah meninggal dunia) dua sampai tiga hari. Nanti kalau ada perkembangan akan kami sampaikan," pungkasnya.
Editor : Achmad S
