Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan seorang pria tanpa busana berlari di lorong gang lingkungan warga di Kelurahan Pulorejo, Kota Mojokerto, viral di media sosial. Peristiwa tersebut sempat membuat warga resah, Minggu (01/03/2026).
Mili.id – Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan seorang pria tanpa busana berlari di lorong gang lingkungan warga di Kelurahan Pulorejo, Kota Mojokerto, viral di media sosial. Peristiwa tersebut sempat membuat warga resah, Minggu (01/03/2026).
Ketua RT 02 RW 01 Lingkungan Pulowetan, Kelurahan Pulorejo, Kota Mojokerto, M. Sholeh Firman Hidayah (47) mengatakan, kejadian itu diketahui dari keterangan seorang saksi mata yang pertama kali melihat keberadaan pria tersebut.
Baca juga: Idul Adha Dan Waisak, Tempat Hiburan Sampai Panti Pijat Dilarang Buka di Kota Mojokerto
Menurutnya, pria yang belum diketahui identitasnya itu awalnya terlihat berjalan di sekitar gang tanpa mengenakan baju, sementara pakaiannya dibawa di tangan.
“Menurut keterangan saksi, pelaku awalnya berjalan seperti biasa. Tapi saat diketahui orang, dia langsung berlari ke arah depan gang,” ujar Sholeh saat dikonfirmasi, Minggu (08/03/2026).
Ia menjelaskan, pria tersebut sempat menuju ke arah jalan raya di bagian barat lingkungan. Bahkan saat itu masih ada beberapa anak muda yang sedang berkumpul di lokasi.
Setelah sempat keluar ke jalan raya, pria tersebut kembali lagi ke dalam gang untuk mengenakan pakaiannya sebelum akhirnya berjalan menuju arah timur.
Baca juga: Ular Besar Masuk Rumah Warga Magersari, Petugas BPBD Kota Mojokerto Evakuasi dari Bawah Lemari
“Dia sempat keluar ke jalan raya, lalu balik lagi dan cepat-cepat memakai bajunya. Setelah itu jalan ke arah timur. Ada dugaan kemudian dijemput seseorang, tapi itu belum bisa dipastikan,” jelasnya.
Meski tidak ada korban dalam kejadian tersebut, rekaman video yang beredar membuat sebagian warga merasa khawatir, terutama warga yang tinggal di rumah tanpa anggota keluarga laki-laki.
“Sebagian warga memang merasa was-was, terutama yang di rumahnya tidak ada laki-laki,” ungkapnya.
Baca juga: Harga Turun, Sapera Justru Jadi Primadona! Kisah Polisi di Mojokerto yang Sukses Bangun 5 Kandang
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihak RT berencana meningkatkan sistem keamanan lingkungan agar warga merasa lebih aman.
“Kami akan berupaya meningkatkan penjagaan lingkungan supaya kalau ada kejadian seperti ini bisa segera diketahui dan ditangani,” katanya.
Dari perkiraan warga yang melihat rekaman CCTV, pelaku diduga masih berusia di bawah 30 tahun. Hingga kini identitas pria tersebut belum diketahui secara pasti.
Editor : Redaksi
