Viral, Surat Terbuka untuk SMPN 4 Kota Mojokerto dari Tere Liye

Viral, Surat Terbuka untuk SMPN 4 Kota Mojokerto dari Tere Liye © mili.id

Tangkapan layar akun halaman FB Tere Liye

Mojokerto, mili.id - Viral akun halaman Facebook penulis kenamaan Tere Liye memberikan surat terbuka terhadap SMPN 4 Kota Mojokerto yang diunggah pada Kamis (6/3/2025).

Dalam unggahan yang di like 2.609 netizen, dan dibagikan sebanyak 85 kali hingga Senin (10/3/2025) ini, berisikan :

Baca juga: Video Dugaan Tindakan Asusila di Kampus PNJ Viral, BEM Desak Penanganan Transparan

Ytb. Kepala Sekolah, Guru, Pustakawan
SMP Negeri 4
Mojokerto

Apakah website/aplikasi https://gilispenpat.org/ adalah punya sekolah kalian?

Karena website ini, dengan bebasnya mencantumkan ebook/file PDF ilegal milik penulis2 buku. Termasuk buku2 Tere Liye. Jika website ini milik kalian, segera hapus semua file PDF ilegal ini.

Buat siapapun di luar sana. Perpustakaan Sekolah, Perpustakaan Pemda/Pemkot, Perpustakaan Desa, dll, silahkan saja kalian mau meningkatkan minat baca, bla bla bla, tapi jangan pakai ebook ilegal. Jangan posting, jangan sertakan link ke file PDF ilegal di website kalian. Jika kalian tetap pakai, mau kalian ngaku tidak tahu, kalian jelas telah melanggar UU ITE dan UU Hak Cipta.

Dan pastikan, jika ada vendor yang nawarin bikin e-perpus, pojok baca digital, mbok ya kamu cek dulu. Dia betulan punya hak memposting file PDF penulis tidak? Sudah tahun 2025, masiih saja hal begini tidak paham2 juga.

Kalian itu beruntung penegakan hukum di negeri ini kacau balau. Kalau negara ini penegakan hukum hak ciptanya kayak Jepang, AS, Eropa, wah wah, penuh penjara.

*Tere Liye

Baca juga: Ratusan Relawan Mojokerto Ikuti Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Ini Kata Cak Sumardi

Alhasil postingan akun halaman penulis yang telah menerbitkan lebih dari 50 buku dalam sepanjang karier menulisnya ini dibanjiri beragam komentar negatif netizen terhadap dugaan aksi mencantumkan ebook atau file PDF ilegal milik penulis-penulis buku oleh SMPN 4 Kota Mojokerto dalam halaman aplikasi https://gilispenpat.org/.

"Semoga Kepala sekolah SMP Negeri 4 Mojokerto segera membenahi kesalahannya," tulis akun Septy Yanti Azka.

Ada juga yang berkomentar budaya copy paste didunia pendidikan masih terjadi di Indonesia.

Seperti yang dituliskan akun Sanjaya Ancas Mahardika,"Kayaknya budaya copy paste, mencontek dan membajak masih berkeliaran di instansi pendidikan Indonesia, padahal gurunya rata2 udah pada sarjana,".

Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian

Ada pula netizen yang mengaku ebook ilegal atau tanpa izin sebar dari pemilik hak cipta penulis-penulis buku tersebut dalam penghapusan.

"Sudah proses penghapusan. Teman saya ada yg kenal guru SMP 4 Kota Mojokerto," aku akun Kartika Maharani.

Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Mojokerto Mochamad Yasin, saat dikonfirmasi terkait surat terbuka penulis Tere Liye masih meminta waktu. Sebab, pihaknya masih rapat.

"Masih Rapat, terima kasih," tulisnya singkat.

Editor : Aris S



Berita Terkait