Personel Polres Mojokerto Kota membantu menangani dampak hujan angin (Foto: Nana/mili.id)
Mojokerto, mili.id - Polisi gerak cepat mengurai lali lintas (lalin) yang sempat tersendat akibat pohon tumbang dampak hujang angin di Kota Mojokerto, Minggu (9/2/2025).
Personel Polres Mojokerto Kota juga gerak cepat membantu melakukan pemotongan batang pohong tumbang bersama TNI, BPBD, DLH, relawan dan masyarakat setempat.
Baca juga: CKG Kota Mojokerto Capai 71,5 Persen, Pemkot Kejar Cakupan 100 Persen pada Oktober
Tumbangnya pohon-pohon ini karena intensitas hujan deras disertai angin kencang sejak pukul 14.05 WIB.
Tim gabungan ini pun bahu membahu melakukan pembersihan ruas jalan yang tertutup batang pohon dengan mesin pemotong (chainsaw) dan alat seadanya. Tak lain agar pengendara bisa kembali melintas.
Selain itu, pohon besar yang tumbang menimpa kabel listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
"Berkat kecepatan respon dalam penanganan dan kerja sama yang solid antara berbagai pihak, sehingga kejadian seperti ini dapat segera teratasi," ujar Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel Marunduri melalui Kasi Humas Ipda Slamet Haryono.
Baca juga: BPBD Mojokerto Mulai Distribusi Air Bersih ke Tiga Desa Terdampak Kemarau, Layani 2.776 KK
"Tanggap bencana menjadi prioritas kami untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat saat berkendara di musim penghujan," tambahnya.
Selain itu, lanjut Slamet, Kapolres Mojokerto Kota mengimbau dan mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat hujan deras dan angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon besar dan segera laporkan jika ada pohon tumbang yang membahayakan keselamatan," jelasnya.
Baca juga: Warga Kunjorowesi Bertahan dengan Mandi Sekali Sehari, Air Bersih Diprioritaskan untuk Memasak
Sementara Kasatlantas Polres Mojokerto Kota, AKP Mulyani menambahkan, terjadinya bencana alam angin kencang hingga menyebabkan pohon-pohon tumbang dan bangunan rusak menjadi perhatian banyak pihak.
Utamanya instansi pemerintah daerah terkait assessment antisipasi dini cuaca ekstrem yang menimbulkan kerusakan di pusat kota.
"Banyak pohon tumbang di area Jalan mojopahit arah keraton dan juga wilayah Prajurit Kulon. Waktunya dinas terkait harus open jangan sudah kejadian baru berbuat ya," pungkas Mulyani.
Editor : Narendra Bakrie
