Jenazah korban kecelakaan bus Brimob tiba di rumah duka. (Fariz/mili.id)
Sidoarjo, mili.id - Nafiri Arimbi Maharani, korban meninggal kecelakaan bus Brimob tabrak tiang petunjuk arah di KM 72 Tol Purwodadi, Pasuruan baru ditinggal meninggal ayahnya.
Siswi kelas 12 SMAN 1 Porong ini menjadi salah satu dari dua korban meninggal akibat bus Brimob Watukosek yang ditumpangi menabrak tiang petunjuk arah.
Ibu korban, Soesetijaningsih (56) mengatakan, suaminya meninggal dunia baru sekitar lima bulan lalu. Dirinya mengizinkan anak keempatnya itu mengikuti acara foto buku atau album akhir tahun kelulusan.
"Papanya meninggal baru lima bulan kemarin. Tidak enak ditinggal papa saya bilang gitu," kata Soesetijaningsih, Sabtu (1/2/2025).
Ia menambahkan, acara itu sudah dirapatkan dengan pihak sekolah dan orang tua siswa untuk acara foto buku atau album akhir tahun kelulusan.
"Sudah dirapatkan, saya setuju. Tidak ada firasat apa-apa. Saya sudah ikhlas, memang itu sudah diatur oleh Allah SWT, saya sudah menerima dan tidak menuntut," pungkasnya.
Sebelumnya, dua orang tewas dalam kecelakaan tunggal bus Brimob menabrak tiang petunjuk arah di gerbang exit Tol Purwodadi, Pasuruan.
Dua korban meninggal yakni sopir bus dan satu lagi siswi SMAN 1 Porong. Bus tersebut rombongan pelajar kelas 12 SMAN 1 Porong
Baca juga: Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas di Tutur Ikut Rawat Ladang Jagung Warga
Editor : Achmad S
