Fenomena Koin Jagat, Ancaman Privasi Demi Berburu Harta Karun Virtual

Fenomena Koin Jagat, Ancaman Privasi Demi Berburu Harta Karun Virtual © mili.id

Pencarian koin jagat di Surabaya.(dok/mili.id)

Surabaya, Mili.id – Beberapa hari ini, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan sebuah fenomena pencarian bernama Koin Jagat yang tersebar di beberapa lokasi di Indonesia, salah satunya adalah Kota Surabaya.

Koin Jagat adalah sebuah permainan dari aplikasi ‘Jagat’ yang mengajak pemainnya untuk berpetualang mencari koin yang bisa ditukarkan dengan uang. Di Kota Surabaya, masyarakat bahkan rela berburu koin ini selama berjam-jam.

Baca juga: Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Melalui Ruang Berkarya yang Setara di Dafam Pacific Caesar Surabaya

Dosen S1 Sistem Informasi Universitas Dinamika (STIKOM Surabaya), Romeo memberikan pandangan bahwa permainan ini, selain dampak yang terlihat, yakni rusaknya fasilitas umum hingga kemacetan ulah dari pencari koin permainan tersebut.

Selain itu, permainan ini bukanlah hal yang baru di dunia digital. Sebelumnya, sudah pernah ada permainan yang serupa yaitu Pokemon Go.

"Memang Pokemon Go dan Koin Jagat serupa, namun mereka tak sama. Pokemon Go adalah aplikasi berbasis game yang menggunakan augmented reality (AR) dan GPS, sedangkan Koin Jagat merupakan aplikasi media sosial berbasis lokasi,” ucap Romeo, Rabu (15/1/2025).

Ia menuturkan bahwa para pengguna tetap harus memerhatikan beberapa hal saat terlibat dalam permainan Koin Jagat, terutama keamanan data privasi pengguna.

Baca juga: Eri Cahyadi Ancam Tutup Usaha Bandel Soal Pajak Dan Parkir

“Saat kita menggunakan aplikasi tersebut, data privasi kita terunggah ke aplikasi, karena aplikasi tersebut terus menerus dalam kondisi online. Selain itu, untuk memberikan status keberadaan pemain, maka aplikasi menggunakan GPS yang berjalan di background process sehingga dapat menguras baterai dari handphone pengguna,” tutur Romeo.

Romeo menambahkan bahwa terdapat isu keamanan lain yang perlu diperhatikan oleh para pemain Koin Jagat.

“Selain keamanan data privasi, terdapat bahaya penipuan dari oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Jagat,” ujarnya.

Baca juga: Dengan Semangat Kemerdekaan RI, PLN Gencarkan Promo Tambah Daya 50 Persen di Darmo Free Day

Melihat dari beberapa isu keamanan data privasi yang menghantui pengguna, Romeo berharap bahwa pemerintah dapat memastikan pengembang dari aplikasi ini sudah melakukan registrasi kepada pemangku kebijakan, sebagaimana aplikasi-aplikasi lainnya.

“Agar dapat memberikan kepastian kepada pengguna, bahwa data-data pengguna dapat dipertanggung jawabkan,” ungkapnya.encari koin jagat.

Editor : Aris S



Berita Terkait