Kuburan Cina di Jember, lokasi mesum dua bocah SMP (Foto: Hatta/mili.id)
Surabaya, mili.id - Daster pink Sidoarjo menjadi berita paling terpopuler dari seluruh berita yang ditayangkan redaksi pada Jumat (20/12/2024).
Berita lainnya adalah video viral dua bocah SMP mesum di area pemakaman Cina di Jember.
Baca juga: Forum Pendidikan Surabaya Tegaskan Larangan Siswa SMP Mengendarai Sepeda Motor
Juga soal pesan Bhabinkamtibmas pada Kader Surabaya Hebat jelang libur Nataru.
Berikut rangkuman redaksi:
1. Pemeran Video Daster Pink Sidoarjo Dikabarkan Ditangkap, Begini Kata Polisi
Pemeran video 'Daster Pink Sidoarjo' berdurasi 7 menit yang viral beberapa hari terakhir di sejumlah media sosial dikabarkan diamankan Polda Jatim.
Kabar adanya penangkapan pemeran dalam video syur itu, ternyata tidak benar. Polisi menegaskan belum ada penangkapan.
Baca juga: Oknum Polisi Pemeran Video Mesum dengan Selebgram Ditahan Propam
2. Viral Video Dua Bocah SMP Mesum di Area Pemakaman Cina Jember
Viral video berdurasi satu menit 25 detik dua sejoli yang masih duduk di bangku SMP berbuat mesum di lokasi pemakaman Cina Jalan Teratai, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.
Video tersebut diunggah di medsos Instagram oleh pemilik akun bernama @aslijembermat. Video tersebut diketahui mendapat like 10,3 ribu, 850 komentar dan dibagikan sebanyak 4.341 kali.
3. Ini Pesan Bhabinkamtibmas pada Kader Surabaya Hebat Jelang Libur Nataru
Baca juga: Pelajar SMP Hilang Terseret Ombak Pantai Pulau Merah Banyuwangi
Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Bhabinkantibmas Polsek Simokerto, Polrestabes Surabaya memberikan imbauan kepada Kader Surabaya Hebat (KSH) di wilayahnya untuk turut membantu memberikan imbauan kepada warga demi keamanan dan kenyamanan wilayah khususnya selama liburan akhir tahun ini.
"Di masa liburan ini kami mengimbau kepada ibu-ibu yang nantinya juga bisa diteruskan kepada warga lainnya, agar benar-benar mengawasi anaknya. Tujuannya agar tidak sampai ikut terbawa dalam kegiatan-kegiatan negatif, seperti tawuran dan pengaruh penyalagunaan narkoba," ujar Aipda Sandra, Bhabinkamtibmas wilayah Kapasan.
Editor : Narendra Bakrie
