Perlintasan Kereta Api di Banyuwangi Dipasangi CCTV saat Nataru

Perlintasan Kereta Api di Banyuwangi Dipasangi CCTV saat Nataru © mili.id

Perlintasan kereta api di Banyuwangi dipasangi CCTV saat nataru. (Riki for mili.id)

Banyuwangi, mili.id - Perlintasan sebidang sudah terpasang closed circuit television (CCTV) di Banyuwangi. Pemasangan dilakukan dinas perhubungan tersebut untuk memantau mobilisasi kendaraan saat libur natal dan tahun baru (Nataru) 2025.

Tak hanya memantau pergerakan kendaraan, CCTV akan memberikan informasi langsung kepada petugas dishub titik terjadinya kemacetan saat Nataru. Total sudah ada 10 CCTV terpasang.

"Kami sudah memasang CCTV di 10 JPL (Jalur Perlintasan Langsung) yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Banyuwangi," kata Plt. Kepala Dishub Banyuwangi, I Komang Sudira Atmaja, Jumat (20/12/2024).

Komang menyebut, pemantauan dilakukan melalui Kantor Dishub Kabupaten Banyuwangi di Jalan Agus Salim, Banyuwangi. Dari sini petugas dapat lebih tanggap kooordinasi apabila terjadi insiden.

Ke depan, Komang berharap CCTV di JPL ini nantinya bakal dilengkapi juga dengan speaker, sehingga dapat memberi woro-woro atau imbauan kepada masyarakat pengguna jalan.

Dishub Banyuwangi mencatat saat ini ada 111 perlintasan kereta api, terdiri dari 82 perlintasan resmi dan 29 perlintasan tidak resmi atau liar. 

"Dan saat ini ada 40 JPL yang terjaga, terutama di jalur-jalur yang rawan dan ramai," urainya.

Rinciannya dari 40 JPL tersebut, 17 JPL dijaga oleh petugas dari PT KAI, 1 JPL dijaga oleh petugas Dishub Provinsi, dan 22 JPL dijaga oleh petugas di bawah naungan Dishub Kabupaten.

"Sampai dengan bulan Desember 2024 ini 22 JPL tersebut dijaga oleh 87 orang penjaga," terangnya.

Targetnya di bulan Januari 2025, 23 JPL akan dijaga dengan 92 penjaga yang pembiayaannya dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banyuwangi.

Tercatat di tahun 2023, Dishub telah membangun 10 Pos Jaga dan Palang Pintu. Sedangkan tahun 2024, telah dibangun 3 Pos Jaga dan Palang Pintu.

Di momen Nataru, perlintasan sebidang kereta api yang tanpa palang pintu juga dilakukan penjagaan, kurang lebih ada 2 JPL tanpa palang pintu yang dijaga petugas.

"Kami mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan yang hendak bepergian hendaknya selalu berhati-hati saat akan melintas di perlintasan sebidang, baik yang terjaga maupun tidak terjaga," tegasnya.

Hasil survei Kementerian Perhubungan terkait potensi pergerakan masyarakat pada momen nataru menunjukkan bahwa sebanyak 110,67 juta orang diproyeksi akan melakukan mobilisasi untuk menyambut libur panjang tersebut.

Baca juga: Dishub: Tolak Satu Arah, Jangan Salahkan Pemkot Jika Lontar Macet

Editor : Achmad S



Berita Terkait