Unjuk Gigi di Wire and Cable Show Vietnam 2024, Indonesia Siap Perluas Pasar Ekspor

Unjuk Gigi di Wire and Cable Show Vietnam 2024, Indonesia Siap Perluas Pasar Ekspor © mili.id

Ilustrasi

mili.id - Selain memperluas akses pasar, kehadiran Indonesia di Wire and Cable Show Vietnam 2024, diharapkan mampu menarik investasi baru.

Enam perusahaan kabel asal Indonesia tampil percaya diri memamerkan teknologi unggulan yang mereka miliki.

Baca juga: Ditahan Vietnam, Garuda Muda Tersingkir Dramatis dari Piala AFF U-17 2026

Wire and Cable Show Vietnam 2024 pun menjadi panggung pertunjukan kualitas industri kabel Indonesia, sekaligus membuka jalan menuju pasar ekspor yang lebih luas di kawasan Asia Tenggara dan dunia.

Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Rizky Aditya Wijaya menegaskan, keikutsertaan ini bukan sekadar pameran.

Itu menjadi ajang penting bagi Indonesia untuk mempromosikan industri wire dan kabel dalam negeri yang sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi sehingga bisa membuka peluang akses pasar dan keterlibatan dalam rantai pasok global.

“Dengan TKDN yang tinggi, industri kabel kita mampu menunjukkan kemandirian dan daya saingnya dalam rantai pasok global,” ujar Aditya dalam keterangan tertulis yang disima www.indonesia.go.id di Jakarta, Selasa (26/11/2024).

Pameran Vietnam Wire and Cable Show 2024 adalah ajang bergengsi bagi industri kabel dengan menyediakan ruang pameran seluas hampir 3.500 m2 dan menampilkan sekitar 132 booth dengan 92 exhibitor.

Hajatan ini merupakan kombinasi dari pameran dan forum bisnis industri, R&D, desain manufaktur, pengembangan aplikasi, dan terhubungnya rantai pasok global.

Tampil dalam pameran berbagai macam produk wire, kabel, mesin-mesin dan peralatan produksi dari beberapa negara besar seperti Korea, Tiongkok, Indonesia, Malaysia dan Vietnam. Tenant exhibitor yang hadir pun komplit dari berbagai sisi produk.

Partisipasi Indonesia dalam gelaran ini merupakan wujud kerja sama antara Kemenperin RI dengan KBRI Hanoi.

Kemenperin memberikan apresiasi atas dukungan KBRI Hanoi dalam mewujudkan Paviliun Indonesia di Wire and Cable Show Vietnam 2024.

Kemajuan Pesat

Baca juga: Vietnam U-22 Matangkan Diri Menuju SEA Games 2025, Indonesia Diminta Waspada

Enam perusahaan yang ikut pameran itu—PT Multi Kencana Niagatama, PT Prima Indah Lestari, PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce, PT ZTT Cable Indonesia, PT Maju Bersama Gemilang, dan PT Panca Utama Selaras—memamerkan produk unggulan seperti kabel fiber optik, kabel elektronik, dan konektor tegangan tinggi.

Delegasi Indonesia ini menampilkan beragam produk wire dan kabel untuk kebutuhan ketenagalistrikan seperti wire dan kabel elektronik, kabel fiber optik, dan konektor transmisi kabel tegangan tinggi.

Produk kabel mereka telah menjadi pendukung utama dari berbagai infrastruktur bangunan dan komunikasi, seperti gedung, perumahan, fasilitas ketenagalistrikan, dan konektivitas digital.

Apalagi, keamanan listrik dan kelancaran komunikasi sangat ditentukan juga pada kualitas kabel yang digunakan

Berdasarkan catatan Asosiasi Pabrik Kabel Indonesia (Apkabel), kemampuan dan kapasitas industri kabel serat optik di Indonesia sudah mumpuni dan telah mampu membuat semua jenis kabel serat optik dari ukuran kecil hingga besar.

Baik itu untuk keperluan di dalam gedung, di udara dan dalam tanah, maupun duct, serta kabel dalam laut (sub marine cable).

Baca juga: Timnas Voli Putri Indonesia Takluk dari Vietnam di Laga Pembuka SEA V League 2025

Saat ini, total kapasitas produksi industri kabel serat optik mencapai 15 juta ScKm (Kmfiber).

Semua proses kabel serat optik yang meliputi colouring, tubing, stranding, armoring, serta sheathing atau jacketing sudah 100 persen dapat dilakukan di dalam negeri.

Hal ini menunjukkan kemampuan manufaktur yang mandiri dan berdaya saing.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing di pasar internasional.

Dengan sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku industri, sektor kabel Indonesia tidak hanya memperluas pasar ekspor tetapi juga menjadi pemain kunci dalam mendukung pembangunan infrastruktur global.

Wire and Cable Show Vietnam 2024 adalah langkah kecil menuju mimpi besar—Indonesia sebagai pusat industri kabel dunia.

Editor : Aris S



Berita Terkait