Pulang Ambil Uang dari ATM, Perempuan di Surabaya jadi Korban Jambret

Pulang Ambil Uang dari ATM, Perempuan di Surabaya jadi Korban Jambret © mili.id

Korban di lokasi kejadian pasca dijambret. (Wendy/mili.id)

Surabaya - Seorang ibu bersama anaknya yang belum diketahui identitasnya jadi korban penjambretan di kawasan Jalan Jolotundo, Tambaksari, Surabaya, pada Kamis (10/10/2024) dini hari

Salah satu saksi di lokasi kejadian Dedik (31), mengatakan, saat itu dirinya sedang nongkrong dengan beberapa warga di sekitar TKP, tiba-tiba mereka mendengar suara motor jatuh dibarengi dengan teriakan.

Baca juga: PKS Semprot OPD Surabaya, Respons Lambat Dinilai Hambat Pelayanan Publik

"Awalnya itu saya dan beberapa warga nongkrong di warung. Tiba-tiba denger suara orang teriak-teriak, dan kami langsung hampiri sumber teriakan tersebut," katanya.

Ketika sampai TKP, Dedik bersama beberapa warga melihat dua orang emak-emak yang berboncengan Honda Supra-X 125 L 4595 ZE, itu terkapar di pinggir jalan.

"Pas ditanyai warga itu, dia mengaku habis kena jambret. Korban dari ATM Pacar Kembang terus lewat Pacar Keling. Tiba-tiba pas di Jalan Jolotundo itu ada pemotor yang narik tasnya," tambahnya.

Menurut pengakuan korban kepada Dedik, pelaku berjumlah dua orang, mereka berboncengan Honda CB 150 R tanpa menggunakan pelat nomor belakang, para pelaku juga terlihat masih muda.

"Sewaktu korban ditanyai warga, menurutnya pelaku berjumlah 2 orang naik Honda CB 150 R dan masih muda semua. Mereka (pelaku) pakai helm dan jaket," jelasnya.

Baca juga: Saksi: Ranto dan Agustin Yakinkan Investasi, Rp5 Miliar Masuk Rekening Perusahaan

Belakangan diketahui, korban merupakan warga Jalan Oro-Oro, Tambaksari, Surabaya. Mereka merupakan ibu dan anak, saat kejadian, sang ibu yang membawa tas itu membonceng anaknya.

Tiba-tiba ketika hendak belok ke salah satu gang, datanglah pelaku dari sebelah kiri dan menarik tas yang berisi uang Rp 400 ribu, KTP dan 2 buah kartu ATM. Pengakuan korban, saat itu tas slempang tersebut sudah ditempatkan di bagian depan tubuhnya.

"Mereka sampek terseret kurang lebih 5 meteran lah. Si ibunya menderita luka di bagian kaki kanan, hampir terbentur tiang juga itu," tuturnya.

Tak lama berselang, kata Dedik, datanglah satu anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tambaksari. Ia mengecek kondisi korban dan sempat menginterogasi sejumlah saksi.

Baca juga: DPRD Desak Pemkot Mediasi Polemik Kos Empat Lantai Mulyorejo

"Pak Agus namanya yang datang dinihari tadi. Iya (ngecek TKP serta korban) dan korban diminta untuk membuat laporan," terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Aman Hasta membenarkan bila korban sudah membuat laporan. Saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

"Iya sudah buat laporan. Masih penyelidikan, Mas," pungkasnya melalui telepon.

Editor : Aris S



Berita Terkait