Emak-emak Mojokerto Doakan Paslon Idola Menang Pilkada 2024

Emak-emak Mojokerto Doakan Paslon Idola Menang Pilkada 2024 © mili.id

Cabup Ikfina Fahmawati kampanye di Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto - Pasangan calon nomor urut 1 Pilbup Mojokerto 2024, Ikfina Fahmawati-Sa'Dulloh Syarofi (Idola) kembali melanjutkan kampanye tatap muka di wilayah Kecamatan Mojosari, Rabu (9/10/2024).

Sejumlah emak-emak pun terlihat semringah saat mendapatkan daster langsung dari Ikfina setelah kampanye. Bahkan, munajat Idola menang Pilkada 2024 dipanjatkan warga.

Baca juga: Residivis Curanmor Ditangkap Saat Berburu Target, Polisi Ungkap Empat Lokasi Aksi Pelaku

"Semoga Mojokerto semakin maju dipimpin Bu Ikfina kedua kali," seru Wahgini (45), salah satu ibu rumah tangga di Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari.

Cabup Ikfina menekankan pentingnya stabilitas harga pangan di Kabupaten Mojokerto saat menyapa warga Desa Menanggal.

Di mana mayoritas audiens adalah emak-emak. Mereka sangat berdampak ketika barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

Upaya yang dilakukannya dalam kepemimpinan di Pemkab Mojokerto, tetap berkomitmen mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tidak mengalami kenaikan secara siginifikan.

Ikfina menjelaskan, sederet program dalam pemerintahannya salah satunya adalah pemantauan harga pangan melalui aplikasi Sinergi Smart.

Dia mengambil contoh, kenaikan harga beras di Kabupaten Mojokerto yang kondisinya jauh lebih baik, jika dibandingkan dengan daerah lain.

"Kemarin beras naik, tapi kalau bapak/ibu membandingkan kenaikan harga beras di Kabupaten Mojokerto ini masih dalam kondisi lebih baik, terkendali. Jadi kenaikannya tidak signifikan. Karena daerah lain, naiknya lebih tinggi ketimbang Kabupaten Mojokerto. Karena ada Sinergi Smart untuk pemantauan harga kebutuhan pokok," papar Ikfina.

Cabup Mojokerto nomor urut 1 ini mengungkapkan, setiap pagi hari dirinya memantau langsung harga kebutuhan pokok (bapokting) dari laporan di 20 pasar melalui Sinergi Smart.

Baca juga: Kapolres Mojokerto Kota Ajak Ojol, PKL dan Tukang Becak Jadi Mitra Menjaga Kondusivitas Kota

"Saya tahu setiap hari perkembangan harga kebutuhan pokok, karena kita punya sistem Sinergi Smart. Kita menempatkan orang di 20 pasar se-Kabupaten Mojokerto," jelas Ikfina.

Menurutnya, jika ada harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan, maka pemerintah daerah akan segera melakukan intervensi, dengan menggelar pasar murah.

"Saya memantau setiap hari, kalau ada kebutuhan pokok kita langsung eksekusi. Segera kita lakukan operasi pasar murah. Kita turunkan dengan harga murah, sehingga dapat menekan kenaikan harga tersebut," papar Ikfina.

"Kita berupaya stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar, supaya masyarakat tetap bisa beli di 20 pasar. Tetapi tetap memperhatikan agar pedagang juga tidak rugi," tambahnya.

Kenaikan harga komoditas juga sangat mempengaruhi laju inflasi di Bumi Majapahit. Hanya saja, selama kepimpinannya, inflasi di Kabupaten Mojokerto relatif stabil.

Laju inflasi tahun kalender (kumulatif) Kabupaten Mojokerto, dari Januari 2024 hingga September 2024 mencapai 1,42 persen.

Baca juga: Polres Mojokerto Kota Antisipasi Dini Peredaran Vape Narkoba, Gandeng Vape Store hingga Sekolah

Sedangkan, inflasi tahun ke tahun (YoY) periode September 2023 hingga September 2024 sebesar 2,01 persen.

Bahkan inflasi justru mengalami penurunan dari bulan Agustus 2024, sebesar 0,13 persen.

Kabupaten Mojokerto mengalami inflasi sebesar 0,02 persen, dalam periode September Tahun 2024.

"Banyak program-program yang sudah berjalan, kita berbicara inflasi. Kita tidak akan diam saja melihat kenaikan harga kebutuhan pokok di 20 pasar. Ini adalah kinerja pemerintah daerah, untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto," pungkas Ikfina.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait