Tenis Lapangan Jatim Sapu Bersih Medali Emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024

Tenis Lapangan Jatim Sapu Bersih Medali Emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024 © mili.id

Tenis Lapangan Jatim Sapu Bersih Medali Emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024 (Foto: KONI Jatim)

Aceh - Atlet Tenis Lapangan Jawa Timur menyapu bersih 7 emas yang diperebutkan pada PON XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut).

Total mereka membawa pulang 7 medali emas, 3 perak dan 1 perunggu.

Baca juga: Semangat Berbagi Idul Adha, PLN Group Jatim Tebar Ribuan Paket Kurban

Setelah sebelumnya merebut 2 emas di nomor beregu putra dan beregu putri. Jatim kemudian menyapu bersih 5 emas dari nomor perorangan.

Lima emas itu diraih oleh M Rifqi Fitriadi dari nomor tunggal putra yang berhasil mengalahkan Tegar Abdi asal Kalimantan Selatan dengan skor 6-1 dan 6-0.

Kemudian, dari nomor tunggal putri ada nama Janice Tjen yang mengalahkan Cylova Zuleyka asal Aceh dengan skor 6-1 dan 6-1.

Lalu di nomor ganda putra ada pasangan Christopher Rungkat-David Agung Susanto yang melawan rekannya sendiri M Rifqi Fitriadi-Anthony Susanto dengan skor 4-6 dan 6-3 (10-5).

Di sektor ganda putri, pasangan Janice Tjen-Aldila Sutjiadi juga sukses mengalahkan rekannya asal Jatim Beatrice Gumulya-Jessy Rompies dengan skor 7-6 dan 6-4.

Terakhir, emas disumbang pasangan Aldila Sutjiadi-Christopher Rungkat yang menang atas pasangan Beatrice Gumulya-David Agung dengan skor 6-3 dan 6-1.

Pelatih Kepala Tenis Lapangan Jatim, Irmantara Subagio mengatakan keberhasilan tersebut tak lepas dari kerja keras para atlet untuk menjaga kualitasnya.

Baca juga: Inovasi Pendidikan Jatim Melesat, Kemendagri Sebut Jadi Contoh Nasional

"Sesuai dengan prediksi, satu kualitas anak-anak kita meramal dapat tujuh emas. Mamang kami meramal ada Rifqi, ada Christo, ada Dila, ada Janice itu kami memastikan ingin membuat tetap target tujuh, dan alhamdulillah bisa terwujud. Dengan komposisi itu dan kebetulan melihat kompetitor sejak awal kami optimis tujuh emas," ungkap pria yang akrab disapa Ibag itu, Jumat (20/9/2024).

Ia mengatakan, keberhasilan tersebut juga tak lepas dari dukungan KONI Jatim yang memfasilitasi para atlet untuk mengikuti tur-tur tenis internasional.

"Untuk kelas mereka ya sudah banyak mengikuti tur dan harus. Karena kami diskusi beberapa teman jatim kok bisa seperti itu karena tur. Itu bukan satu-satunya tetap intinya berlatih, tapi tour bagian penting dalam persiapan. Jadi secara mental sudah tidak diragukan karena terbiasa dengan turnamen kelas dunia," jelas Ibag.

Sementara Aldila Sutjiadi mengaku bangga bisa kembali menyumbang tiga emas dan mengulang prestasi di PON Papua.

Dengan kualitasnya yang sudah kelas dunia, Aldila mengaku keterlibatannya kali ini tak lepas karena kepercayaan yang diberikan KONI Jatim.

Baca juga: Pangkormar Kirim 1.000 Pasang Sepatu untuk Anak-Anak Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

"Pastinya saya dapat dukungan KONI Jatim sehingga itu membuat saya tetap ingin bermain untuk Jatim. Dan mungkin dengan adanya saya di sini bisa memotivasi adik-adik junior agar bisa menggantikan saya ke depan," ujarnya.

Terkait dengan kekuatan yang masih didominasi Jatim, ia mengaku masih ada banyak yang harus dibenahi dari sisi pembinaan maupun pelatihan.

"Pastinya banyak yang harus dibenahi. Atlet junior gapnya masih jauh, tapi adanya Janice dan Priska semoga di bawahnya bisa naik. Mereka harus kerja keras, disiplin, pantang menyerah karena talent tanpa kerja keras itu gak ada artinya," tandas Aldila.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait