ilustrasi
Mili.id - Tiga pelau penyerangan TNI di Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan kini masih diburu polisi, dan sebelumnya polisi sudah menetapkan dua orang tersangka.
“Tersangka yang diamankan ada dua yakni DHM, 34 tahun, ketua ormas di ranting Medan Sekip, Jalan Orde Baru, Medan Barat,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy Marbun, di Polrestabes Medan, seperti dilansir dari kumparan.com.
Baca juga: Viral, Warga Geruduk Gereja di Medan Usai Ibadah, Diduga Dipicu Persoalan Izin dan Kebisingan
Teddy menambahkan inisial kedua yang ditangkap tangkap yakni RDS (35), yang merupakan anggota ormas.
Ditambahkan Teddy jika kini pihaknya masih memburu tiga orang lainnya, yakni inisial TT, MJS, dan MIR. Namun tidak dirinci peran ketiganya.
Sementara, belasan pelaku pengeroyokan lainnya belum diputuskan akan diburu dan ditetapkan sebagai tersangka.
"Untuk yang lainnya akan menyesuaikan dengan perkembangan penyelidikan," imbuh Teddy.
Baca juga:
Baca juga: Diduga Terjadi Ledakan di Gudang Munisi Madiun, Sejumlah Anggota TNI Jalani Perawatan
Anggota TNI Medan Dibacok Geng Motor, Pelaku 20 Orang Kondisi Mabuk
Akibat insiden yang terjadi pada Minggu (4/8) ini, dua orang TNI menderita luka-luka, bahkan salah satunya mengalami kebutaan di mata sebelah kiri.
Sedangkan kejadian ini bermula ketika sejumlah anggota TNI sedang makan. Tiba-tiba sekitar 20 puluhan datang dan langsung bertanya "abang yang tadi kan?".
Baca juga: Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Exit Tol Slipi, Lalu Lintas Sempat Tersendat
Namun, saat itu dijawab oleh anggota TNI dengan "Kami enggak tahu apa-apa, kami aparat TNI".
Jawaban tersebut kemudian membuat para pelaku geram dan bertanya kembali "Kenapa rupanya kalau aparat".
Lalu, pelaku DHM langsung melakukan pemukulan dan keributan pun terjadi.
Editor : Aris S
