Harga Beras di Kota Mojokerto Terkendali, Ini Rincian Harganya Mom

Harga Beras di Kota Mojokerto Terkendali, Ini Rincian Harganya Mom © mili.id

Pj Wali Kota M Ali Kuncoro saat meninjau ketersediaan beras di bulog. (Dokumen mili.id)

Mojokerto - Harga pasaran beras di Kota Mojokerto cukup aman dan terkendali. Dilihat dari laman https://siskaperbapo.jatimprov.go.id/harga/table per Senin (22 Juli 2024), harga terendah diangka Rp12.000 dan tertinggi Rp15.000 per kilogram.

Mulai dari jenis beras IR 64 Medium, dimana harga rata-rata hingga tertinggi masih diangka Rp12.000/Kg, lalu beras IR.64 Premium harga rata-rata di pasaran Rp13.500/Kg dan tertinggi Rp14.000/Kg.

Baca juga: CKG Kota Mojokerto Capai 71,5 Persen, Pemkot Kejar Cakupan 100 Persen pada Oktober

Sementara, harga rata-rata dan tertinggi beras Bramu Super hanya Rp15.000-Rp15.500/Kg lebih rendah dari harga pasar di wilayah Kabupaten Mojokerto yang mencapai Rp22.732/Kg.

Kadiskopukmperindag Kota Mojokerto Ani Wijaya membeberkan, dimana saat ini HET beras medium sebesar Rp12.500/Kg dan HET beras Premium sebesar Rp14.900/Kg.

HET tersebut berdasarkan surat Perpanjangan Relaksasi HET beras premium dan beras medium tanggal 31 Mei 2024, yang berlaku sampai dengan terbitnya Peraturan Badan Pangan Nasional tentang Perubahan atas Perbadan Nomor 7 Tahun 2023 tentang HET beras oleh Bapanas RI.

"Jadi harga rata-rata beras dimasing-masing jenis untuk di pasaran Kota Mojokerto masih aman dan terkendali. Dan dibawah HET," ucap Ani Wijaya pada mili.id.

Ani menjelaskan, sejumlah upaya dilakukan dalam melakukan stabilisasi harga beras. Mulai dari melaksanakan operasi pasar murah yang menyediakan komoditas beras maupun non beras di seluruh pasar tradisional dan juga di masing-masing kelurahan se-Kota Mojokerto.

Baca juga: BPBD Mojokerto Mulai Distribusi Air Bersih ke Tiga Desa Terdampak Kemarau, Layani 2.776 KK

Selain pasar murah, untuk menyediakan pangan terjangkau bagi masyarakat, Pemkot Mojokerto juga telah menyediakan 26 pracangan TPID yang menyediakan harga sembako di bawah harga eceran tertinggi (HET).

"Tentunya kami Diskopukmperindag akan terus berupaya agar harga bahan pokok di Kota Mojokerto tetap terkendali. Utamanya beras," imbuhnya.

Sekedar informasi, harga rata-rata beras Medium di Jawa Timur Rp12.098/Kg lebih rendah dari HET beras Medium yang sebesar Rp12.500/Kg. Tertinggi di wilayah Kabupaten Tuban mencapai Rp12.916/Kg.

Baca juga: Warga Kunjorowesi Bertahan dengan Mandi Sekali Sehari, Air Bersih Diprioritaskan untuk Memasak

Untuk beras Premium, harga rata-rata Jawa Timur Rp14.276/Kg lebih rendah dari HET beras Premium yang sebesar Rp 14.900/Kg. Dan tertinggi saat ini di wilayah Kota Madiun mencapai Rp 15.833/Kg.

Tak hanya beras, harga bahan pokok lain di Kota Mojokerto juga cukup terkendali. Seperti telur ayam ras Rp26.500-Rp27.000/Kg masih di bawah HAP yang mencapai Rp28.000-Rp30.000/Kg.

Lalu harga daging ayam ras Rp31.000/Kg yang juga masih dibawah HAP sebesar Rp38.000-40.000/Kg, dan gula lokal hanya Rp16.000/Kg. (ADV)

Editor : Achmad S



Berita Terkait