3 Siswi SMP di Surabaya Terpental dari Motor Akibat Ponselnya Dirampas Jambret

3 Siswi SMP di Surabaya Terpental dari Motor Akibat Ponselnya Dirampas Jambret © mili.id

Salah satu korban mendapat penanganan tim medis pasca dijambret (Foto: Ist)

Surabaya - Tiga siswi SMP terpental dari motor ketika dijambret di Jalan Nginden Semolo, Sukolilo, Surabaya.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (20/6/2024) malam. Ketiga siswi SMP yang menjadi korban adalah (15), ND (15), dan TA (15).

Baca juga: PDIP Surabaya Terima Banpol Lebih Rp6 Miliar, Fokus Pendidikan Politik

Ketiganya menderita sejumlah luka usai terpental dari motor, lantaran berusaha mempertahankan ponsel salah satunya yang dirampas jambret.

Salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Risky mengatakan, korban saat itu sedang berbonceng tiga. Salah satu korban yang duduk paling belakang sedang bermain ponsel.

"Korban berboncengan tiga. Yang belakang itu main handphone lalu dijambret," ungkap Risky, Sabtu (22/6/2024).

Risky menyebut, kejadian itu begitu cepat. Dia tidak mengetahui jumlah pelaku serta motor apa yang digunakan sebagai sarana.

Baca juga: The Alana Surabaya Rayakan Anniversary Dengan Donor Darah Kemanusiaan

"Mungkin dipepet dulu, terus Hp-nya dirampas. Saya gak tahu yang jambret berapa orang. Tahunya sudah jatuh. Ngakunya habis beli makan," tambahnya.

Dari ketiga korban, dua orang mengalami luka lecet. Sedangkan satu lainnya dibawa ke Rumah Sakit Ubaya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Ipda Aan Dwi Satrio Yudho mengatakan, setelah mendapat informasi kejadian, pihkanya langsung mendatangi lokasi dan memintai keterangan para korban.

Baca juga: 832 Usaha di Surabaya Belum Kantongi Izin Parkir, Pemkot Percepat Penertiban

"Iya mas sudah monitor, tapi korban belum laporan. Walaupun korban belum lapor, tapi kita sudah dalami. Kita tunggu laporan korban," ungkapnya.

Aan mengimbau masyarakat agar tidak bermain ponsel atau mengenakan barang mewah yang mencolok ketika berkendara. Hal itu supaya masyarakat terhindar dari tindak kejahatan.

"Selain dapat menimbulkan kecelakaan, bermain ponsel di jalan juga dapat mengundang pelaku tindak kejahatan. Maka dari itu, simpan dulu handphone-nya dan fokus berkendara saja," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait