Ilustrasi (Image by Freepik)
Jember - Video berisi pasangan mesum dalam kafe di Jember, viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 15 detik itu, tampak cowok berkaus putih sedang berpelukan, sesekali berciuman dengan seorang cewek berbaju kuning berhijab.
Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024
Aksi mesum pasangan diduga kekasih ini terekam kamera CCTV yang terpasang dalam kafe.
"Pasangan mesum di cafe," tulis akun @Jember****** dikutip mili.id, Kamis (20/6/2024).
"Enaknya diapain kalau kepergok lagi? Dipersilahkan kolom komentar atau pollingnya," tambah akun tersebut.
Informasi yang diperoleh mili.id, peristiwa itu terjadi sepekan lalu, di sebuah kafe di wilayah Gumukmas, Jember.
"Kita dari Muspika sudah melakukan klarifikasi ke pihak kafe yang memposting (mengunggah video) di medsosnya. Alasan si pemilik cafe, karena pihaknya merasa geram dengan aksi dua sejoli itu," ungkap Camat Gumukmas, Nino Eka Putra saat dikonfirmasi di kantornya.
"Adanya video itu (diunggah ke medsos), sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, untuk tidak melakukan kegiatan yang bersifat mesum di kafenya," sambungnya.
Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar
Menurut Nino, dari pantauan yang dilakukan Muspika Gumukmas, sejauh ini tidak pernah ada kafe di wilayahnya, yang dipromosikan sebagai tempat mesum.
"Termasuk kafe itu, tidak pernah sekalipun di branding (dipublikasikan) sebagai tempat mesum. Si pemilik kafe ini padahal memiliki usaha tempat nongkrong itu, sebagai wadah untuk hal-hal yang positif. Bukan tempat seperti itu," tegasnya.
Terkait video tersebut, Nino menjelaskan, berasal dari rekaman CCTV di dalam salah satu ruangan meeting kafe.
"Kejadiannya sekitar seminggu yang lalu, tepatnya hari apa saya kurang monitor. Tapi ketahuan ada dugaan perbuatan mesum itu, berawal dari laporan anak buahnya (pelayan cafe)," beber dia.
Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism
Nino mewakili Muspika Gumukmas mengaku prihatin dengan peristiwa tersebut.
"Kami menghimbau kepada seluruh anak muda, khususnya di wilayah Kecamatan Gumukmas, untuk lebih hati-hati, dan jadilah anak muda yang kreatif, inovatif, dan jauhi hal-hal negatif," pintanya.
Atas kejadian ini, Nino memastikan bahwa muspika bakal meningkatkan pemantauan wilayah, agar kejadian serupa tidak terulang.
Editor : Narendra Bakrie
