Satu unit rumah di Lingkungan Simolepen, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ludes terbakar, Rabu (5/6/2024). (Foto: Nana/mili.id)
Mojokerto - Satu unit rumah di Lingkungan Simolepen, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ludes terbakar, diduga sumber api dari karena korsleting, Rabu (5/6/2024) pagi.
Bahkan, api yang membakar rumah Sundoro (70), juga merembet ke teras warga lainnya. Hingga menyebabkan kerusakan atap teras milik Mistiani (75).
Baca juga: Pesawat Amfibi Jatuh dan Terbakar di Perairan Washington, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi
"Saya kaget, tau-tau ada api besar sama bunyi ledakan 2 kali tadi. Anak-anak saya pada kerja semua, saya pas sendiri ini tadi," aku Mistiani pada mili.id.
Atap teras rumahnya yang berada persis di depan rumah Sundoro dan hanya berjarak 4 meter itu ikut dilalap api ambruk.
"Ini atap teras saya ikutan rusak, ambruk. Apinya tadi besar sekali arahnya ke sini, dan di sini ini merupakan permukiman padat penduduk dan gang sempit," bebernya.
Baca juga: CKG Kota Mojokerto Capai 71,5 Persen, Pemkot Kejar Cakupan 100 Persen pada Oktober
Ketika terjadi kebakaran, warga setempat berusaha memadamkan api mengevakuasi pemilik rumah, namun sempat terjadi penolakan dari pemilik rumah, yang diduga mempunyai gangguan kejiwaan ini.
"Itu ditinggali ayah sama anak saja. Keduanya sama-sama ODGJTadi juga sempat gak mau keluar, padahal rumah sudah terbakar. Akhirnya dipaksa warga biar keluar, kini sudah dievakuasi ke dekat rumah warga yang aman," aku Sofian (42), keponakan Mistiani.
Sementara, Sekretaris Satpol PP Kota Mojokerto Ganesh P. Kresnawan mengaku, untuk assessment Unit Damkar kobaran api diduga berasal dari korsleting listrik, sebab bagian dapur ada di belakang dan tidak terbakar sepenuhnya.
Baca juga: BPBD Mojokerto Mulai Distribusi Air Bersih ke Tiga Desa Terdampak Kemarau, Layani 2.776 KK
2 unit damkar diturunkan dan berhasil memadamkan api dibantu sejumlah relawan pukul 11.55 WIB
"Dugaan sementara korsleting listrik, yang terbakar hebat memang bagian depan bangunan. Ada bahan-bahan yang mudah terbakar, ada tumpukan buku-buku juga," beber Ganesh.
Editor : Aris S
