Banjir menggenangi rumah warga Desa Sedengan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. (Dofir/mili.id)
Pasuruan, mili.id - Sejumlah warga Desa Sedengan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan mengaku belum menerima bantuan apapun ketika banjir mulai menggenangi daerah tersebut sejak kemarin.
Salah satu warga di RT 7 RW 4, Dani Ramadan mengungkapkan, kawasan pemukiman warga mulai tergenang air sejak kemarin. Namun karena curah hujan yang tinggi membuat ketinggian air menjadi semakin meningkat.
"Banjir mulai memasuki rumah warga mulai jam tiga pagi dini hari dan ketinggian air terus bertambah hingga setinggi paha orang dewasa," ungkap Dani Rabu (29/1/2025).
Dani juga menjelaskan bahwa semula ketinggian air hanya 7 cm hingga tadi malam, namun ketinggian air terus meningkat hingga saat ini mencapai 40 hingga 50 cm.
"Dalam satu desa ini ada emlt dusun yang terendam banjri, diantaranya dusunGerongan, sedengan kidul, sedengan kulon, sedengan wetan," jelasnya.
Menurut Dani banjir tersebut disebabkan karena saluran drenase yang kurang, meluapnya air sungai, dan curah hujan yang tinggi. Ketinggian air yang cukup tinggi dan tidak kunjung surut membuat aktivitas warga terganggu.
"Dampaknya sangat terasa terhadap warga, selain mengganggu aktivitas sehari-hari, membuat beberapa warga harus mengungsi ke area yg lebih tinggi," terangnya.
Dani juga mengungkapkan, bahwa hingga sore ini berita dipublikasikan belum ada sentuhan dari pemerintah untuk warga yang terdampak.
"Sejauh ini belum ada tindakan dari pihak pemerintah setempat, warga masih mengandalkan bantuan sembako atau konsumsi langsung dari perusahaan terdekat dalam hal ini PT CJI," ungkapnya.
Terakhir Dani beserta para warga berharap pemerintah segera turun kestiap lokasi banjir untuk melihat kondisi warga dan rumah-rumah yang tergenang banjir.
"Kami berharap segera ada tindakan dari pemerintah untuk mengatasi banjir, karena selain berbahaya juga menganggu aktivitas masyarakat," harapnya.
Sementara itu Sugeng Hariyadi Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan saat dihubungi wartawan Mili.id via Whatsapp masih belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.
"Inggih, sebentar nggih (iya sebentar ya)," jawabnya singkat.
Baca juga: Tinjau Cawang, Gubernur DKI Percepat Pembebasan Lahan untuk Kendalikan Banjir Jakarta
Editor : Achmad S
