Satu Korban Hilang Longsor di Klungkung Bali Ditemukan, 4 Orang Dinyatakan Tewas

Satu Korban Hilang Longsor di Klungkung Bali Ditemukan, 4 Orang Dinyatakan Tewas © mili.id

Tim SAR gabungan evakuasi jasad I Nengah Mertayasa. (Istimewa)

Bali, mili.id - Satu korban bernama I Nengah Mertayasa yang dilaporkan hilang dalam peristiwa longsor di Dusun Cempaka, Desa Pikat, Klungkung, Bali, telah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Senin (20/1/2024).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 07.40 WITA dalam posisi tertimbun pepohonan yang tumbang akibat tertimpa longsoran batu besar.

"Dengan sudah ditemukan 1 korban lainnya atas nama I Nengah Mertayasa, maka keseluruhan korban longsor sudah ditemukan," katanya.

Evakuasi jasad I Nengah Mertayasa ini cukup alot. Tim SAR di lokasi hingga menggunakan gergaji mesin untuk memotong tangkai dan pohon supaya dapat menjangkau tubuh korban.

"Pohon dengan ukuran besar tersebut disingkirkan terlebih dahulu untuk bisa mengevakuasi korban, sementara itu tetap ada safety officer yang mengawasi selama mereka bekerja," paparnya.

Dengan demikian, bencana alam tanah longsor dikarenakan hujan deras disertai angin kencang di daerah tersebut telah menelan 4 korban jiwa, 2 otang luka berat dan 2 orang luka ringan.

Tercatat identitas korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut ialah I Wayan Nata, I Nyoman Mudiana, I Ketut Surata dan yang terakhir baru saja dievakuasi, I Nengah Mertayasa. 

"Keseluruhan korban dievakuasi ke RSUD Klungkung untuk penanganan lebih lanjut, sementara itu yang mengalami luka ringan langsung ditangani di lokasi rumah pemilik pesraman (tempat pengobatan alternatif)," pungkasnya.

Sebelumnya, Tiga orang dilaporkan tewas dalam insiden tanah longsor di Dusun Cempaka, Desa Pikat, Klungkung, Bali setelah daerah tersebut diterjang hujan deras disertai angin kencang, Minggu (19/1/2025) sekitar pukul 18.00 WITA.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan, batu sangat besar menimpa bangunan tempat pengobatan alternatif (Wantilan Pasraman), yang saat itu ada beberapa orang sedang berada di lokasi, membersihkan area sembahyang.

"Diketahui 2 orang korban mengalami luka berat, 2 orang alami luka ringan sementara 3 orang ditemukan meninggal dunia dan 1 orang masih dalam pencarian," katanya, Senin (20/1/2025).

Baca juga: Tingkatkan Standar Keamanan Pariwisata Bali, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Klarifikasi Risk Assessment di Sejumlah Hotel Berbintang

Editor : Achmad S



Berita Terkait