Pembongkaran belasan makam palsu di Mojokerto (Foto: Dok. mili.id)
Surabaya, mili.id - Pengawasan distribusi pupuk bersubsidi hingga pembongkaran belasan makam palsu menjadi dua berita terpopuler versi redaksi.
Juga ada berita tentang banyaknya Gen Z yang terdampak pemangkasan kerja di 2024.
Baca juga: Penebusan Pupuk Subsidi di Jember Capai 15.000 Ton, Tertinggi dalam Tiga Tahun
Selain itu, ada ulasan tentang lokasi SIM keliling pada 15 Januari 2025.
Berikut rangkuman redaksi:
1. DPRD Jember Awasi Distribusi Pupuk Subsidi 2025 ke Petani
Memasuki masa tanam 2025, alokasi untuk pupuk bersubsidi bagi para petani di Jember mengalami kenaikan. Pada tahun 2024 alokasi pupuk bersubsidi bagi petani di Jember sebanyak 64.956 ton sedangkan untuk tahun 2025 alokasi pupuk meningkat menjadi 65.001 ton.
Namun demikian, diungkapkan oleh Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto. Meskipun alokasi pupuk bertambah, sayangnya belum mencukupi untuk memenuhi kebutuh para petani yang terdaftar dalam Sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).
2. Simak Lokasi SIM Keliling 15 Januari 2025 di Surabaya
Guna mempermudah memberikan layanan kepada masyarakat, Satlantas Polrestabes Surabaya mengadakan program pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru maupun perpanjangan, lewat SIM Cak Bhabin & Simling.
Baca juga: Ngerinya Film Doti Hingga Temuan Narkoba di Lapas Bojonegoro
Gerai SIM Cak Bhabin & Simling beroperasi Senin-Kamis mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB. Khusus untuk Jumat-Sabtu, gerai tersebut beroperasi hingga pukul 11.00 WIB, sementara libur untuk Minggu dan tanggal merah.
3. Belasan Makam Palsu di Mojokerto Dibongkar, Ini Alasannya
Sebanyak 13 makam palsu di Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto dibongkar Pejuang Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) Mojokerto, Pemdes Kumitir bersama sejumlah komunitas budayawan.
Belasan makam palsu itu, selain keberadannya dianggap mengaburkan sejarah leluhur setempat, juga disinyalir untuk keuntungan sejumlah orang.
Baca juga: Agen Asuransi Rugikan Perusahaan Hingga Ungkap Kasus Narkoba
4. Gen Z Banyak Terkena Pemangkasan Kerja di 2024, Ini Penyebabnya
Sejumlah perusahaan dilaporkan banyak memangkas pegawai dari kalangan Generasi Z atau Gen Z sepanjang 2024. Para pekerja dengan kelahiran 1997 hingga awal 2010 itu banyak kena pemutusan hubungan kerja (PHK) dari perusahaan.
Radius Setiyawan Dosen Universitas Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya sekaligus pengkaji pop culture menilai tingginya angka pemecatan Gen Z di perusahaan juga berkaitan dengan karakter Gen Z itu sendiri.
Editor : Narendra Bakrie
