Jejak Kejahatan Pelaku Curanmor Surabaya yang Tumbang Ditembak Polisi

Jejak Kejahatan Pelaku Curanmor Surabaya yang Tumbang Ditembak Polisi © mili.id

Jamal diamankan di Mapolsek Sukolilo (Foto: Ist)

Surabaya - Polisi membeberkan jejak kejahatan Jamal, pelaku Curanmor yang tumbang setelah ditembak, lantaran melawan dan kabur.

Jamal dihadiahi timah panas pada kaki kananya oleh Tim Opsnal Polsek Sukolilo, ketika hendak dilakukan pengembangan.

Baca juga: PKS Semprot OPD Surabaya, Respons Lambat Dinilai Hambat Pelayanan Publik

Kapolsek Sukolilo, Kompol I Made Patera Negara mengatakan bahwa Jamal tercatat telah beraksi di 8 TKP.

Dari 8 TKP itu, 6 di antaranya dilakukan Jamal dan komplotannya di wilayah hukum Polsek Sukolilo.

"Dua lainnya di daerah Ketintang. Pelaku dan rekannya yang saat ini masih DPO biasanya mencari sasaran secara acak, terutama motor di kos-kosan," ujar Made Patera, Rabu (7/11/2024).

Dari hasil pemeriksaan sementara, Jamal dan komplotannya biasanya mengonsumsi sabu terlebih dahulu sebelum beraksi. Alasannya, di bawah pengaruh narkoba itu, mereka tidak memiliki rasa takut mengeksekusi motor curian.

Seluruh motor yang berhasil dicuri, langsung mereka jual ke seseorang di wilayah Madura, dan kini masih dikembangkan untuk mengungkap penadah tersebut.

Baca juga: Saksi: Ranto dan Agustin Yakinkan Investasi, Rp5 Miliar Masuk Rekening Perusahaan

"Saat ini masih kita kembangkan untuk penadahnya. Dari catatan kepolisian, pelaku baru kali ini tertangkap," paparnya.

Jamal tumbang setelah ditembak di Jalan Rangkah Surabaya pada Kamis (7/11/2024) subuh.

Dia sebelumnya beraksi bersama rekannya, BR, mencuri motor milik Joshua, mahasiswa ITS asal Bali, di kos-kosan Jalan Asem Payung, Sukolilo.

Baca juga: DPRD Desak Pemkot Mediasi Polemik Kos Empat Lantai Mulyorejo

Dalam aksinya, kedua pelaku berboncengan motor untuk mencari sasaran, hingga akhirnya melihat motor Honda Beat merah DK 4827 FCG, terparkir di depan tempat kos itu tanpa dikunci setir.

Setelah melihat kondisi sekitar aman, Jamal langsung mendorong motor milik korban keluar gang. Sampai di jalan raya, baru pelaku merusak rumah kunci motor korban dengan kunci T, untuk menghidupkan mesin motor.

"Jamal mengendarai motor hasil curian. Sedangkan BR mengendarai motor yang digunakan sebagai sarana mereka," jelas Made.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait