Laboratorium Fakultas Teknik Untag Surabaya Menuju Standar Internasional

Laboratorium Fakultas Teknik Untag Surabaya Menuju Standar Internasional © mili.id

Laboratorium Fakultas Teknik Untag Surabaya Mantapkan Langkah Menuju Standar Internasional (Foto: Prodi Teknik Untag Surabaya for mili.id)

Surabaya - 45 peserta yang terdiri dari ketua program studi (kaprodi), kepala laboratorium, laboran, badan penjaminan mutu, hingga staf tata usaha Fakultas Teknik Untag Surabaya mengikuti Training dan Workshop SNI ISO/IEC 17025:2017.

Workshop dan training yang digelar hasil kerjasama dengan PT. REI Sistem Indonesia Group itu bertujuan untuk meningkatkan mutu pengelolaan laboratorium sesuai standar internasional.

Baca juga: ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya Hadirkan "Fraktal", Pameran yang Mengajak Menyelami Bentuk dan Warna

Pelatihan ini diinisiasi Wakil Dekan I Fakultas Teknik Untag Surabaya, Supangat, Ph.D., ITIL, COBIT, CLA, CISA. Pelatihan digelar dua hari di kampus tempat.

Menurut Supangat, training dan workshop SNI ISO/IEC 17025:2017 ini langkah konkret Fakultas Teknik Untag Surabaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, guna mempersiapkan lulusannya untuk bersaing di kancah internasional.

Dia berharap Fakultas Teknik Untag Surabaya terus dapat berkontribusi untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

"Kelanjutan dari training ini adalah bagaimana implementasi sistem manajemen mutu laboratorium, audit internal, kaji ulang manajemen, partisipasi dalam uji profisiensi, peningkatan kompetensi personel, pembaruan dan pemeliharaan dokumentasi, persiapan untuk akreditasi atau reakreditasi, peningkatan kerja sama dengan pihak eksternal, serta pengendalian risiko dan peluang," terang Supangat, Kamis (29/8/2024).

Supangat menambahkan, langkah ini juga memperkuat persiapan fakultas dalam mengajukan akreditasi internasional bagi program studi yang ada.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi

"Pelatihan ini mempercepat kepala laboratorium dalam mengelola lab-nya sesuai standar internasional, yang tentunya sangat mendukung upaya kami untuk mengajukan akreditasi internasional program studi," ungkap dia.

Sementara Ketua Program Studi Arsitektur Untag Surabaya, Muhamad Faisal, S.T., M.T., yang juga menjadi peserta pelatihan menyatakan bahwa pengelolaan laboratorium dengan standar internasional akan memudahkan proses pengajuan akreditasi laboratorium.

"Lab merupakan ujung tombak dari kegiatan program studi, di mana masing-masing memiliki sub bidang keahlian yang dituangkan di laboratorium," jelas Faisal.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

Menurut Faisal, laboratorium adalah pusat kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, di mana setiap sub bidang keilmuan atau keahlian dari program studi dikembangkan.

"Kami berupaya agar kegiatan di laboratorium dapat menghasilkan dampak nyata dan memiliki outcome yang bermanfaat bagi masyarakat. Penelitian dosen pun diharapkan dapat terimplementasi untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di masyarakat," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait