Pria Mojokerto Ditemukan Tewas Usai 2 Hari Hilang Tenggelam di Sungai Brantas
Jumat, 22 Nov 2024 20:52 WIBKorban dilaporkan hilang tenggelam, lantaran nekat menyeberangi Sungai Brantas dengan cara berenang.
Korban dilaporkan hilang tenggelam, lantaran nekat menyeberangi Sungai Brantas dengan cara berenang.
Dua bocah itu dilaporkan hilang sejak Minggu (3/11/2024).
Korban nyemplung ke palung di pantai air karang Taman Nasional Baluran, Labuhan Merak, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.
Korban ditemukan arah barat dari lokasi kejadian sekitar 200 meter dari bibir pantai.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan, kedua korban masing-masing berumur 14 dan 15 tahun.
Diduga korban tenggelam saat mencari ikan di sungai.
"Mereka bermaksud liburan jelang berakhirnya masa KKN di Lumajang," ujar Kapolsek Ambulu, AKP Suhartanto.
"Jenazah sekarang di Puskesmas Ambulu," ungkap Ketua Tim Kerjasama, Kelembagaan, dan Humas UINSA Surabaya, Retno Indriati.
Remaja 15 tahun itu ditemukan tewas setelah dilaporkan hilang dua hari sebelumnya.
Awalnya, kedua korban dilaporkan tercebur Sungai Sampean Baru bersama motornya, hingga terseret ke gorong-gorong.
Saat petugas Taman Nasional Baluran dan Polsek Banyuputih tiba di lokasi, jasad korban sudah berada di daratan.
Bocah laki-laki itu diduga terpeleset ketika bermain di pinggir sungai tersebut.
Pria itu sebelumnya dilaporkan hilang saat mancing di sekitar PLTU Paiton, Probolinggo.
"Korban sebelumnya pamit pergi memancing. Namun hingga sore harinya, korban tak kunjung pulang ke rumah," jelas Kapolsek Cluring, AKP Abdul Rohman.