Gedung SMP Negeri Kiwirok Dibakar KKB, Satgas Damai Cartenz Turun Tangan
Kamis, 09 Okt 2025 11:00 WIBKaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani mengecam keras aksi pembakaran tersebut.
Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani mengecam keras aksi pembakaran tersebut.
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menyatakan dukungan atas pembentukan Satgas MBG.
Peristiwa di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan itu terjadi dua kali, yaitu pada 20 dan 21 September 2025.
Brigjen Pol Helfi Assegaf berharap angka ini tidak bertambah, dan penegakan hukum mampu memberi efek jera kepada pelaku usaha yang masih melakukan praktik curang.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani menjelaskan bahwa Siprianus Weya terlibat dalam aksi penembakan yang menewaskan dua anggota Polri, serta perampasan dua pucuk senjata api milik korban.
Kehadiran para personel disambut gembira siswa-siswi. Mereka tampak antusias mengikuti berbagai interaksi dan kegiatan.
Korban asal Ambon mengalami sejumlah luka senjata tajam pada leher, wajah, lengan kanan, dan luka sobek di jari telunjuk kiri.
Kasatgas Pangan sekaligus Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Helfi Assegaf membeberkan tindak pidana di balik produksi beras premium oleh PT PIM.
"Menentukan tiga orang tersangka sesuai dengan peran dan perbuatan," ungkap Kasatgas Pangan Polri, Brigjen Pol Helfi Assegaf.
Kasus ini terungkap sesaat setelah tim melakukan sidak di Pasar Tradisional Larangan, Sidoarjo pada 25 Juli 2025.
Kini Satgas Pangan Polri juga tengah mendalami peran produsen beras Toko SY untuk kemasan Jelita dan PT PIM Wilmar untuk kemasan Sania.
"Male Telenggen masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," ungkap Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani.
Satgas Pangan Polri memeriksa 25 produsen beras kemasan, sebagai upaya penyelidikan kasus dugaan pelanggaran mutu dan takaran.
Kaops Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani menyebut bahwa KKB yang melakukan penyerangan adalah pimpinan Kalenak Murib.
Miras tersebut disita dari Desa Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.