BPBD Catat 10 Rumah Warga Terdampak Ledakan di Mojokerto
Senin, 13 Jan 2025 16:28 WIBKini BPBD masih menunggu hasil penyidikan lebih lanjut dari kepolisian, terkait intervensi bantuan dari pemda terhadap rumah warga terdampak peristiwa ledakan.
Kini BPBD masih menunggu hasil penyidikan lebih lanjut dari kepolisian, terkait intervensi bantuan dari pemda terhadap rumah warga terdampak peristiwa ledakan.
"Mohon waktu, masih didalami," jelas Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto.
Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto membenarkan bahwa sumber ledakan berada di rumah anggotanya tersebut.
"Ibu 40 tahun dan anak yang berusia 3 tahun," ungkap Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto.
"Rumah tersebut adalah rumah rekan kami, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Dlanggu," ujar Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto.
Dari pantauan di lokasi, anggota polisi itu dibawa oleh sejumlah anggota Propram Polres Mojokerto.
Ledakan diduga akibat elpiji tersebut terjadi di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.
Saat ini polisi masih melakukan olah TKP.
Ketika di Km 835.400A diduga, ban kiri belakang kendaraan pecah dan hilang kendali hingga terguling.
Pasutri tersebut yakni Pandu Gunawan (39), dan Cici (37), warga Kelurahan Patokan, Kecamatan Kota, Situbondo.
Pada saat kejadian korban diketahui tidak menggunakan pelindung saat melubangi tabung elpiji melon tersebut.
Meski sudah berusaha berhenti, lanjut Kamila, bagian depan motor yang di dikendarainya tetap terkena hantaman ring yang sempat melambung tinggi di udara.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Surabaya, Laksita Rini mengatakan, sebelum terjadi ledakan, pemilik rumah mencium bau gas.
Ledakan ini juga juga mengakibatkan lima rumah milik warga sekitar juga mengalami kerusakan.