Rumah Ibu dan Anaknya yang Tewas dalam Ledakan di Mojokerto itu Hancur

Rumah Ibu dan Anaknya yang Tewas dalam Ledakan di Mojokerto itu Hancur © mili.id

Kondisi rumah ibu dan anaknya yang tewas akibat ledakan di Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto, mili.id - Rumah ibu dan anaknya yang tewas dalam ledakan di Mojokerto itu hancur.

Ledakan diduga akibat elpiji di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, Senin (13/1/2025).

Baca juga: CKG Kota Mojokerto Capai 71,5 Persen, Pemkot Kejar Cakupan 100 Persen pada Oktober

"Ada dua korban yang barusan saya mendapatkan informasi dari rumah sakit, sudah tidak bernyawa lagi. Ibu 40 tahun dan anak yang berusia 3 tahun," ungkap Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto di lokasi.

Data yang diperoleh mili.id, dua korban tewas adalah Luluk Sudarwati dan anaknya bernama Kaffa. Kedua korban ini masih saudara dengan polisi yang rumahnya menjadi sumber ledakan.

"Saya sampaikan, rumah tersebut (sumber ledakan) adalah rumah rekan kami, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Dlanggu," ungkap Ihram.

Baca juga: BPBD Mojokerto Mulai Distribusi Air Bersih ke Tiga Desa Terdampak Kemarau, Layani 2.776 KK

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Dlanggu itu diketahui bernama Aipda Maryudi. Saat ini dia sudah dibawa Propam Polres Mojokerto untuk diperiksa.

Sementara identifikasi dan olah TKP melibatkan Tim Inafis Polres Mojokerto dan Labfor Polda Jatim.

Baca juga: Warga Kunjorowesi Bertahan dengan Mandi Sekali Sehari, Air Bersih Diprioritaskan untuk Memasak

Meski identifikasi belum selesai, Ihram menyebut bahwa ledakan tersebut diduga berasal dari tabung gas elpiji di rumah anggota polisi itu.

"Peristiwa di salah satu rumah yang kebetulan rumah tersebut pada saat kejadian dalam keadaan kosong," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait