Ciputra Film Festival 2024 bertema Unseen (Foto: Wendy/mili.id)
Surabaya - Ciputra Film Festival (CFF) kembali hadir di Surabaya.
Di tahun ketiga ini, kegiatan untuk memberikan ruang dan mengapresiasi karya sineas muda di Indonesia, diusung lewat tema "Unseen" di Atrium Ciputra World Surabaya, Selasa (28/5/2024).
Baca juga: The Alana Surabaya Rayakan Anniversary Dengan Donor Darah Kemanusiaan
Ketua pelaksana kegiatan, Farouqi Rosihan Amril mengatakan, tema tersebut dipilih karena dinilai masih banyak isu maupun fenomena di masyarakat, yang tidak muncul di permukaan.
"Jadi di Indonesia banyak beragam suku, budaya, bahasa, dan di situ banyak cerita-cerita yang belum terungkap. Ada juga isu-isu yang belum banyak diperhatikan masyarakat, seperti diskriminasi minoritas, hak perempuan yang terabaikan. Jadi kita ingin mengajak sineas untuk mengangkat hal itu," ujarnya.
Ia mengungkapkan, dalam festival film ini, sineas muda diberi peluang untuk bebas menyuarakan dari sudut pandangannya masing-masing.
"Nah, di sinilah film menjalankan peran penting sebagai medium penyampaian pesan," ungkapnya.
Baca juga: 832 Usaha di Surabaya Belum Kantongi Izin Parkir, Pemkot Percepat Penertiban
Dalam kegiatan ini pula, pihaknya juga menggandeng puluhan anak-anak di bangku Sekolah Dasar (SD) untuk dikenalkan dalam dunia perfilman sejak dini.
Mereka diajarkan terkait hal-hal dasar pembuatan film, hingga bagaimana cara menggunakan kamera untuk menghasilkan sebuah film.
"Kita ingin menumbuhkan bibit-bibit para sineas sejak dini. Dengan melakukan ini, kita bisa menumbuhkan passion dari anak-anak, siapa tahu ke depan mereka ingin bikin film," terang dia.
Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Penertiban Parkir Usaha, Area Tanpa Izin Disegel
Lewat tema tersebut, Farouq berharap dapat menumbuhkan kepekaan para sineas maupun industri perfilman terkait hal-hal yang tidak terlihat di masyarakat, untuk diangkat jadi sebuah film.
"Harapannya, karena film ini medium yang benar-benar kuat untuk menyampaikan pesan ke masyarakat luas, jadi kita ingin menumbuhkan awareness yang tidak terlihat tadi," tandasnya.
Sebagai informasi, dalam kegiatan ini terdapat 617 peserta yang mendaftarkan diri. Dari jumlah tersebut, hanya 40 peserta yang lolos.
Editor : Narendra Bakrie
