PamlaX ketika perform di Coconut Cafe UPN Surabaya (Foto: Ist)
Surabaya - Hadirnya PamlaX Band beraliran grunge-gaze meramaikan belantika musik di Surabaya.
Band tersebut digawangi dua anak kecil bertalenta. Ini menjadi bukti bahwa usia tak menjadi kendala untuk berkarya di dunia musik.
Baca juga: The Alana Surabaya Rayakan Anniversary Dengan Donor Darah Kemanusiaan
Sebagai pendatang baru, PamlaX cukup menarik perhatian. Band ini dipunggawai Ell Kalle Zaelany Arga Kurniawan (13) sebagai vokal merangkap gitatis, dan Emire Millo Arga Kurniawan (9), sebagai drummer.
"PamlaX terbentuk pada penghujung Tahun 2023, dan mulai masuk dapur rekaman pada Februari 2024 lalu," terang Ell, Minggu (26/5/2024).
PamlaX mengawali karyanya melalui album bertajuk 'In No Cent' yang resmi dirilis pada Sabtu (25/5/2024) kemarin, di Coconut Cafe UPN Surabaya.
Ell menambahkan, terbentuknya band yang diisi oleh kakak-adik ini terbilang cukup unik dan penuh ketidaksengajaan.
Baca juga: 832 Usaha di Surabaya Belum Kantongi Izin Parkir, Pemkot Percepat Penertiban
"Spontan aja. Karena kami berdua suka dengan aliran musik grunge, yang terdengar laki banget. Akhirnya kami berdua minta hadiah ulang tahun gitar dan drum sama pipi dan mimi," bebernya.
Sementara pemilihan nama PamlaX, alasannya juga cukup nyeleneh. Ell bercerita, ketika orangtuanya, Arif Agung Kurniawan dan Angga Amalinda Mahayu sedang marah, mereka diancam akan diganti nama Pambudi dan Laksono.
"Pipi itu kalo marah, sering ngomong kalau kita bakal dikembalikan ke Pambudi sama Laksono. Nah, dari situ awal nama PamlaX yang merupakan gabungan dari Pambudi dan Laksono," ungkapnya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Penertiban Parkir Usaha, Area Tanpa Izin Disegel
Mereka berharap musik yang disuguhkan dapat mewarnai kancah musik Tanah Air dan cocok di telinga kaum muda-mudi.
Ell tercatat masih duduk di bangku kelas 7 SMP. Sementara Millo masih duduk di kelas 3 SD.
"Kita berharap band ini bisa bersinar kayak band idolaku, Weezer," sambung Millo.
Editor : Narendra Bakrie
