Permintaan Trombosit Meningkat di Kota Mojokerto, Ini Penyebabnya

Permintaan Trombosit Meningkat di Kota Mojokerto, Ini Penyebabnya © mili.id

Petugas PMI Kota Mojokerto saat mengecek kantong trombosit. (Nana/Mili.id)

Mojokerto - Permintaan trombosit di PMI Kota Mojokerto meningkat hingga 50 persen dibandingkan biasanya. Peningkatan yang signifikan ini terjadi sejak dua bulan terakhir.

Banyaknya permintaan trombosit dari sejumlah rumah sakit di Kota Onde-onde, maupun sekitarnya, seperti Kabupaten Mojokerto, Jombang, Sidoarjo dan Gresik disebabkan meningkatnya jumlah pasien demam berdarah dengue (DBD) dan Demam Dengue (DD).

"Iya untuk kebutuhan trombosit meningkat dari bulan sebelumnya, permintaan banyak dari rumah sakit dan itu bukan hanya Kota Mojokerto saja, tapi dari luar Mojokerto juga. Alhasil kami membutuhkan donor, karena ada peningkatan tajam," kata Humas PMI Kota Mojokerto Dimas Hariadi, Rabu (17/4/2024).

Dimana pada Januari 2024 permintaan trombosit tercatat 98 kantong, lalu bulan Februari naik jadi 171 kantong, dan Maret kembali meningkat mencapai 182 kantong.

Hingga pertengahan April ini permintaan trombosit sudah mencapai 107 kantong.

Menyikapi kondisi ini, Dimas mengaku, PMI Kota Mojokerto hingga saat ini berupaya melakukan jemput bola ke pendonor.

Mulai dari instansi-instansi, perusahaan, kelurahan, hingga ke lingkungan. Agar stok trombosit selama satu bulan ke depan tetap aman.

"Kami jemput bola akhirnya, ke instansi, perusahan dan keliling lingkungan untuk mencari pendonor. Minimal satu bulan empat ratus kantong," pungkasnya.

Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian

Editor : Achmad S



Berita Terkait