Pelaku Begal Modus Tuduh Pukul Keponakan Kembali Beraksi di Surabaya Sasar Bocah

Pelaku Begal Modus Tuduh Pukul Keponakan Kembali Beraksi di Surabaya Sasar Bocah © mili.id

Pelaku begal ponsel yang terekam CCTV.(Ist)

Surabaya - Tiga Bocah asal Wonocolo II, Surabaya, jadi korban pembegalan saat bersepeda ontel di sekitaran Supermarket Jalan Ahmad Yani 73, Wonocolo, Surabaya, Minggu (07/04/2024) kemarin sekitar pukul 08.30 WIB.

Modusnya, pelaku yang seorang diri menuduh tiga bocah yang jadi korbannya itu telah memukuli keponakannya. Ketiga bocah yang terlihat polos itu akhirnya diajak masuk ke Jalan Ketintang Baru Gang IV.

Baca juga: Anas Karno Dorong Gen Z Bangun Ekonomi Kreatif Kampung

"Korban itu kemudian dibawa ke Ketintang, gang samping photo copy. Itu pelaku terekam CCTV, tapi dari samping," kata Nanang Agus Fathoni, seorang saksi di lokasi, Selasa (09/04/2024).

Saat di gang tersebut, pelaku yang berdalih akan mempertemukan korban dengan saudaranya, langsung ponselnya diminta sambil melakukan pengancaman.

"Ditanyain warga itu mereka juga diancam. Sepeda satu korban yang bagus juga ditukar dengan sepeda ontel pelaku yang jelek. Saya ingat betul sepeda pelaku itu jelek," tambahnya.

Baca juga: Ketua LPMK Kalijudan Tuding Eri Cahyadi Ingkar Janji, Polemik Tarif SWK Kian Memanas

Menurut Nanang, bila dilihat dari rekaman CCTV, pelaku sebelumnya tak pernah terlihat mondar-mandir di kampungnya. Dia menduga, pelaku merupakan orang luar daerah Ketintang.

"Gak pernah kelihatan kalau dari perawakannya, kemungkinan ya orang luar, yang kebetulan masuk di gang saya itu," lanjutnya.

Baca juga: Ibu Hamil 7 Bulan di Surabaya Diadili dalam Kasus Peredaran 18,4 Gram Sabu

Sementara informasi yang ia himpun, ketiga korban belum melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib, dengan alasan wajah pelaku yang tidak tersorot langsung oleh CCTV.

"Korban ternyata tetangganya teman saya. Saya tanyain itu enggak (lapor polisi) soalnya wajahnya itu kurang jelas katanya. Ini seberanya modus lama, dan sasarannya bocah SMP dan SD," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait