Kondisi rumah yang hancur akibat ledakan petasan di Bondowoso (Foto: Polres Bondowoso for mili.id)
Bondowoso - Bocah yang terkena ledakan petasan bersama kakeknya di Bondowoso dikabarkan meninggal dunia, Senin (8/4/2024).
Bocah berinisial N (10) itu menjadi korban ledakan petasan pada Minggu (7/4/2024) sekitar pukul 12.00 WIB, di rumahnya Dusun Suco, Desa Suco Lor, Kecamatan Maesan.
Baca juga: Dinkes Grobogan Catat Ratusan Warga Meninggal 45 Diantaranya Ibu Hamil Karena Penyakit Ini
Baca juga: Petasan Meledak di Bondowoso: Rusakkan Rumah, Lukai Kakek dan Cucunya
Selain sang bocah, kakeknya bernama Abdullah (62), juga terkena ledakan, hingga keduanya dilarikan ke RSUD dr. Koesnadi.
Abdullah menderita luka bakar 45 persen. Sedangkan N lebih parah lagi, dengan luka bakar 68 persen.
Namum, siang tadi, nyawa bocah yang masih duduk di bangku kelas IV SD itu dikabarkan tidak tertolong.
"Iya benar. Dikuburkan tadi jam 11 siang. Ini baru selesai takziyah," ungkap Ahmad Fathony, tetangga korban dikonfirmasi mili.id, sekira pukul 16.00 WIB.
Baca juga: Polres Bondowoso Amankan DPO Kasus Curanmor di Tol Kalikangkung Jawa Tengah
Sementara kondisi Abdullah disebut masih kritis dan sedang menjalani perawatan intensif.
Petasan yang meledak itu disebut-sebut diracik oleh Abdullah, setelah diminta cucunya tersebut. Namun karena disinyalir minim pengalaman, ada serbuk yang tercecer hingga tersambar percikan api.
"Terus meledak dan rumahnya hancur. Itu bikinnya di dalam rumah saat cucunya sedang tidur siang," ungkap Fathony pada Minggu (7/4/2024) kemarin.
Baca juga: HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bondowoso Gelar Khitanan Massal dan Cek Kesehatan Gratis di Prajekan
Sementara Kapolsek Maesan, Iptu Willian Yustaf menyebut bahwa kasus itu masih dalam penyelidikan.
Editor : Redaksi
