Lupa Matikan Kipas Angin, Rumah Warga Situbondo Hangus Terbakar

Lupa Matikan Kipas Angin, Rumah Warga Situbondo Hangus Terbakar © mili.id

kondisi rumah korban Sugianto yang terbakar di Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran, Situbondo.

Situbondo - Diduga lupa mematikan kipas angin, sebuah rumah dengan panjang 14 meter dan lebar 8 meter milik Sugianto (50), warga Dusun Tanjung Sari Barat, Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran, Situbondo hangus terbakar, Rabu (27/3/2024).

Selain itu, seluruh perabot rumah tangga milik korban juga hangus terbakar, dengan total kerugian materi akibat peristiwa kebakaran rumah, yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB mencapai Rp 200 juta lebih.

Baca juga: Mobil Damkar Tertimpa Tiang Beton Saat Pembongkaran Gedung DLH Jakarta, Satu Petugas Terluka

Diperoleh keterangan, kobaran api yang membakar rumah korban, pertama diketahui oleh salah seorang tetangga dekatnya, selanjutnya memberitahukan kepada para tetangga lainnya.

Sembari menunggu petugas damkar datang, tanpa dikomando puluhan warga berupaya memadamkan kobaran api menggunakan alat seadanya.

Kobaran api yang membakar bangunan milik rumah korban Sugianto dapat dipadamkan, setelah petugas pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Situbondo, berjibaku memadamkan kobaran api.

Baca juga: Kebakaran Hebat di Pasar Jiung Kemayoran, Enam Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Tercatat ada tiga unit mobil Damkar yang datang ke lokasi kejadian, untuk kobaran api yang membakar rumah korban.

"Saya baru tahu rumah terbakar setelah ditelepon salah seorang tetangga. Sebab, saat kejadian saya ada di penggilingan padi. Sehingga saya tidak dapat menyelamatkan sejumlah barang di dalam rumah," kata Sugianto, Rabu (27/3/2024).

Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Situbondo Sruwi Hartanto mengatakan, dugaan sementara, penyebab rumah korban Sugianto terbakar, akibat terjadi korseliting listrik di kamar korban, karena korban mengaku lupa mematikan kipas angin di kamarnya, saat ditinggal pergi ke penggilingan padi.

"Dugaan sementara, penyebab kebakaran rumah milik korban karena korsleting listrik. Selain itu, kerugian materi akibat kebakaran rumah milik korban Sugianto, diperkirakan mencapai Rp200 juta lebih," ujar Sruwi Hartanto.

Editor : Aris S



Berita Terkait