Saat Warga Kota Mojokerto Atasi Sampah Plastik dengan Cara Produktif

Saat Warga Kota Mojokerto Atasi Sampah Plastik dengan Cara Produktif © mili.id

Emak-emak di Kota Mojokerto sibuk membuat karya dari bekas sampah plastik (Foto: Istimewa)

Mojokerto - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto mengajak warga untuk berkarya dengan mengusung tema "Atasi Sampah Plastik dengan Cara Produktif" di TPA Randegan, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari.

Kegiatan itu dilakukan Pemkot Mojokerto, berdasarkan rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024.

Baca juga: Idul Adha Dan Waisak, Tempat Hiburan Sampai Panti Pijat Dilarang Buka di Kota Mojokerto 

Berdasarkan laman Sistem Informasi Pengelolaan Sampah (SIPSN), Kementerian LHK, didapati bahwa Tahun 2023, jenis sampah plastik menempati urutan kedua terbanyak dari total timbulan sampah. Yakni, sebanyak 19.394 ton dari total timbulan sampah 17,4 juta ton.

Pengolahan ecobrick bisa dilakukan di rumah untuk mengurangi timbulan sampah plastik berakhir di TPA. Serta memastikan sampah plastik tidak berserakan, yang kemudian dapat mencemari tanah dan laut.

Untuk membuat ecobrick, bisa memanfaatkan sampah plastik seperti kemasan plastik, sedotan, styrofoam, dan kantong plastik. Juga botol plastik dan tongkat kayu atau apapun untuk membantu proses pemadatan. Berikut langkah-langkah membuat ecobrick:

Memilah dan Membersihkan Sampah Plastik

Pastikan sampah plastik terpisah dengan jenis sampah lainnya. Kemudian bersihkan dan keringkan botol plastik dan sampah plastik yang akan digunakan untuk isian. Ini bertujuan agar bakteri tidak tumbuh di dalam botol ecobrick.

Masukkan Sampah Plastik ke Botol

Masukkan sampah plastik ke dalam botol yang telah dibersihkan dan dikeringkan. Jika sampah plastik berukuran besar, potong menggunakan gunting. Sehingga ukurannya menjadi kecil-kecil dan mudah memenuhi ruangan di dalam botol.

Baca juga: Ular Besar Masuk Rumah Warga Magersari, Petugas BPBD Kota Mojokerto Evakuasi dari Bawah Lemari

Padatkan Sampah Plastik

Pastikan tidak ada ruangan tersisa di dalam botol. Untuk memadatkan sampah plastik, putar dan tekan-tekan menggunakan tongkat. Kemudian timbang botol. Untuk botol berukuran 1500 ml, minimal berat yang dibutuhkan adalah 500 gram. Sedangkan untuk botol 600 ml adalah minilah 240 gram.

Untuk menguji kepadatan, tekan botol dari luar. Ecobrick yang baik adalah saat botol tidak kempes dan tidak mengeluarkan bunyi ketika ditekan. Jika sudah dipastikan padat, tutup botol.

Emak-emak di Kota Mojokerto sibuk membuat karya dari bekas sampah plastikEmak-emak di Kota Mojokerto sibuk membuat karya dari bekas sampah plastik

Baca juga: Harga Turun, Sapera Justru Jadi Primadona! Kisah Polisi di Mojokerto yang Sukses Bangun 5 Kandang

Tiga langkah mudah di atas adalah tahapan membuat satu buah ecobrick. Ulangi tahapan di atas untuk membuat ecobrick sesuai jumlah yang dibutuhkan.

Berikutnya, aplikasi ecobrick dapat dimanfaatkan untuk membuat kursi, meja, dekorasi gapura, taman, dan masih banyak lainnya. Bahkan bisa untuk pengganti batu bata merah atau batako sebagai bahan baku bangunan. Namun tentu harus dengan konsultasi ahli.

Saat ini banyak platform yang memperjual-belikan ecobrick. Seperti bank sampah atau platform online lainnya. Sehingga ecobrick yang dihasilkan, memiliki nilai ekonomi.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait