Teror Rumah Ketua KPPS di Pamekasan, Keterangan Saksi Belum Merujuk pada Pelaku

Teror Rumah Ketua KPPS di Pamekasan, Keterangan Saksi Belum Merujuk pada Pelaku © mili.id

Ilustrasi (iStock: danI3315)

Surabaya - Polda Jatim bersama Polres Pamekasan tengah menginvestigasi kasus ledakan di rumah Husairi, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06 di Desa Nyalabu Daja, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, sejumlah saksi telah dimintai keterangan atas insiden ledakan yang berasal dari bom ikan alias bondet itu.

Baca juga: Warga Soroti Aktivitas Tambang Diduga Belum Berizin di Blitar, Minta Aparat Lakukan Pemeriksaan

Namun, sementara disimpulkan keterangan itu belum merujuk pada pelaku.

"Sementara ada beberapa di lapangan yang sudah dimintai keterangan, tapi belum mengarah, biarkan tim backup Polda Jatim dan Polres Pamekasan sedang bekerja di sana, kita tunggu saja ya," katanya, Selasa (20/02/2024).

Imam berharap dalam waktu dekat pelaku bisa segera terungkap untuk mengetahui secara pasti terkait motif pelaku melakukan aksi teror tersebut.

Baca juga: Polda Jatim Tahan Tiga Tersangka Pengeroyokan di Tempat Hiburan Malam, Penyidikan Terus Dikembangkan

"Mudah-mudahan (segera terungkap). Motif sama pelaku sedang didalami tim, mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama bisa kita ungkap, doakan saja," pungkasnya.

Sebelumnya, rumah Husairi, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06 di Desa Nyalabu Daja, Kabupaten Pamekasan, Madura, mendapat teror dari orang tak dikenal (OTK), Senin (19/2/2024) sekitar pukul 03.45 WIB.

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, pihaknya telah menerjunkan tim guna membackup Polres Pamekasan melakukan penyelidikan.

Baca juga: Demo di Pamekasan, Mahasiswa Soroti Dugaan Jual Beli Jabatan dalam Rotasi OPD

Hasil temuan sementara, ledakan di rumah tersebut disebabkan oleh bom ikan atau yang biasa disebut bondet.

"Iya, sudah kita identifikasi dan terjunkan tim. Bahan dasarnya adalah dari bom ikan, bondet," pungkasnya, saat ditemui awak media di ruang Rupatama Polda Jatim, Selasa (20/2/2024).

Editor : Aris S



Berita Terkait