Remaja asal Surabaya Ditusuk Gerombolan Anak Punk di Gresik

Remaja asal Surabaya Ditusuk Gerombolan Anak Punk di Gresik © mili.id

Ilustrasi/mili.id

Surabaya - Seorang remaja asal Surabaya menjadi korban pengeroyokan di Gresik. Selain ditusuk, korban diminta menyerahkan ponselnya.

Peristiwa itu menimpa TR (18), asal Wonokromo, Surabaya. Peristiwa bermula saat dirinya nebeng pikap untuk menghadiri salawatan di Alun-alun Sudayu, Gresik, pada Rabu (24/1/2024) malam.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Adhino Prima Wirdhan mengatakan, saat korban bersama 10 temannya turun dari pikap, mereka berpapasan dengan anak punk sekitar 15 orang.

"Pikap ditumpangi korban bersama 10 temannya berhenti di Jalan Mayjend Sungkono. Di waktu bersamaan, ada kelompok anak punk sebanyak 15 orang, turun dari truk. Mereka lalu memalak ponsel milik korban," ujar Aldhino, Jumat (26/1/2024) siang.

Aldhino menjelaskan, saat kejadian korban mempertahankan ponselnya, hingga menjadi sasaran pengeroyokan serta penusukan anak punk tersebut.

"Di situ ponsel korban masih dapat dipertahankan. Namun demikian dia mendapatkan luka tusuk di bagian perut. Dilarikan di Rumah Sakit Semen Gresik," terangnya.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

Setelah melakukan penyelidikan, Tim Satreskrim Polres Gresik mengamankan 5 anak punk tersebut. Dua di antaranya ditetapkan tersangka, dan satu lainnya masih diburu.

"Dari kelima anak punk yang diamanakan, dua di antaranya tersangka," tegas Aldhino.

Dua tersangka itu Umar Sabilillah (21), asal Kecamatan Tulangan, Sidoarjo dan Robi Aditya (19), warga Bulak Banteng, Surabaya.

Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif

Sedangkan satu orang DPO berinisial IR, merupakan pelaku penusukan terhadap korban.

"Masih ada satu pelaku lainnya IR yang masih status DPO, kami masih memburu. Di sini alat bukti diamankan berupa pisau lipat," pungkas Aldhino.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait