Cahyo: Kalau Pariwisata Menggeliat, Kenapa Sekolah Tidak?

Cahyo: Kalau Pariwisata Menggeliat, Kenapa Sekolah Tidak? © mili.id

Cahyo Siswo Utomo Ketua F-PKS DPRD Surabaya/Foto:dok F-PKS

Mili.id - Menyikapi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Pahlawan yang belum diselenggarakan sampai saat ini, Anggota Komisi D Cahyo Siswo Utomo memaparkan, bahwa pihaknya telah meminta pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk segera menyelenggarakan PTM tersebut. 

"Kita kepada Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan memang sudah  sampaikan mohon segera diselenggarakan PTM." kata Cahyo, kepada Mili.id, Selasa (7/12).

Baca juga: 832 Usaha di Surabaya Belum Kantongi Izin Parkir, Pemkot Percepat Penertiban

Kendati demikian, ia mengaku pihaknya juga mempertimbangkan alasan pemerintah kota yang hingga saat ini belum juga melaksanakan PTM, utamanya usia di bawah 12 tahun  belum menerima vaksin. 

"Berarti kan kelas V ke bawah, sedangkan kelas 6 SD, SMP kelas VII, VIII, IX itu sudah melaksanakan PTM tentu dengan persetujuan orang tua." papar Cahyo yang juga ketua Fraksi PKS. 

Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Penertiban Parkir Usaha, Area Tanpa Izin Disegel

Sebab, sambung Cahyo ada orang tua siswa yang menyatakan tidak setuju bila sekolahnya dilakukan secara offline

"Sudah kita sampaikan dengan alasan kalau di pariwisata sudah mulai bergeliat kemudian tempat tempat pekerjaan sudah diperbolehkan sesuai dengan PPKM, kenapa sekolah tidak?" ujar Cahyo 

Baca juga: Warga Barata Jaya Tolak Spiritshaus, Satpol PP Ancam Segel Gerai Ilegal

Namun, ia menggaris bawahi kalau pelaksanaan vaksin sudah selesai sampai usia di bawah 12 tahun, ia meminta sebaiknya PTM segera dilaksanakan. 

"Kalau sudah pelaksanaan vaksin sampai usia dibawah 12 tahun. Sebaiknya dilakukan PTM tentu dengan prokes dan persetujuan orang tua siswa." tandas Cahyo. 

Editor : Redaksi



Berita Terkait