Garda Matahari Jatim Pelopori Saksi Probono

Garda Matahari Jatim Pelopori Saksi Probono © mili.id

Garda Matahari Jatim pelopori saksi probono (Foto: Garda Matahari Jatim)

Surabaya - Ketua Garda Matahari Jawa Timur, Ali Mu'thi menegaskan seluruh relawannya siap menjadi saksi probono.

Saksi prabono adalah saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tanpa harus dibayar.

Baca juga: Kemiripan Komposisi Nomor Urut dan Koalisi Parpol di Pilgub Jatim dan Pilpres 2024

"Kami sangat merindukan perubahan. Dan kesaksian di TPS sangat menentukan perubahan itu. Kami sudah memperbincangkan bagaimana menyiapkan saksi yang berjuang secara iklas, sukarela dan mandiri," ujar Ali, Minggu (7/1/2024).

Hal itu di hadapan 250 peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Training of Trainers (ToT) di Graha Gus Dur Surabaya.

Soal probono, Ali memaparkan pihaknya sudah menggaungkan konsep itu sejak akhir Desember 2023. Umumnya, anggota Garda Matahari se Jawa Timur sudah bisa memaklumi kondisi para saksi yang bakal dipersiapkan di TPS.

"Ada tekad yang membaja dalam sanubari rekan-rekan untuk mendorong perubahan," tambah Ali.

Baca juga: Forum Milenial Jatim Merespons Hasil Putusan MK soal Sengketa Pilpres 2024

Peserta terlihat antusias untuk sukarela dan mandiri mengawasi proses penghitungan suara.

"Tak masalah, yang terpenting kami diberitahu bagaimana cara mengawasi proses-proses di dalam TPS itu," ungkap Ninik, peserta asal Surabaya.

Disinggung soal probono, Ninik menguraikan bahwa tekad dari rekan-rekannya di Garda Matahari sudah terlihat sejak awal organisasi relawan itu dibentuk. Anggota Garda Matahari terlihat rata-rata profesional gandrung perubahan.

Baca juga: Penetapan Prabowo-Gibran Dihadiri Anies-Imin Tanpa Ganjar-Mahfud, Begini Kata Pakar

"Seperti acara hari ini. Semuanya berangkat dari daerahnya secara mandiri. Mereka ikhlas meluangkan waktu, tenaga dan pikiran, untuk memenangkan AMIN. Semuanya sukarela," tegas perempuan yang lama berkecimpung dalam kegiatan sosial itu.

Selain dari Surabaya, peserta juga datang dari Jember, Lamongan, Kediri, Situbondo, Ngawi, Malang, Pasuruan dan beberapa daerah lainnya.

Editor : Redaksi



Berita Terkait