Presiden Joko Widodo pada Perayaan Natal Nasional 2023, di Gereja Bethany Surabaya Rabu (27/12/2023).(Foto: Shella/mili.id)
Surabaya - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin terus memberikan contoh bahwa keberagaman merupakan hukum alam. Perbedaan agama akan semakin wajar dalam kehidupan modern.
Hal itu disampaikan Jokowi ketika menghadiri Perayaan Natal Nasional 2023 yang bertema Kemuliaan bagi Allah dan damai sejahtera di Bumi di Gereja Bethany Surabaya, Rabu (27/12/2023).
Baca juga: Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Melalui Ruang Berkarya yang Setara di Dafam Pacific Caesar Surabaya
"Tetapi pilihan hidup rukun dan kasih sayang, adalah sebuah pilihan terbaik yang diajarkan oleh tuhan kepada kita semuanya, yang harus kita perjuangan, harus kita tumbuh suburkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," jelas Jokowi.
Baca juga: Eri Cahyadi Ancam Tutup Usaha Bandel Soal Pajak Dan Parkir
Jokowi menyatakan masyarakat harus waspada berada di tengah tantangan kehidupan. "Ditandai dengan krisis pangan, krisis ekonomi, perselisihan antar bangsa, bahkan ditandai dengan peperangan, kita harus ingat dan waspada. Orang jawa menyampaikan iling lan waspada," tutur Jokowi.
Karenanya, ia menyebut perselisihan akan membawa kemunduran. "Sebaliknya persatuan kerukunan memungkinkan kita untuk bisa menapaki kemajuan-kemajuan," ujarnya.
Baca juga: Dengan Semangat Kemerdekaan RI, PLN Gencarkan Promo Tambah Daya 50 Persen di Darmo Free Day
Ia menekankan agar masyarakat Indonesia semangat untuk bersikap moderat dalam beragama. "Meletakkan kepentingan kebangsaan sebagai bagian dari keimanan kita," tandasnya.
Editor : Aris S
