Tangkapan layar video rekaman cctv saat CA keluar dari kamar apartemen di Kayoon. (Ist for mili.id)
Sidoarjo - Polisi kembali temukan barang bukti baru, terkait dengan tewasnya mahasiswi FKH Unair berinisial CA (21), di Sidoarjo, Minggu (5/11/2023).
Barang bukti baru itu berupa rekaman CCTV tempat tinggal korban, Apartemen Praxis, Jalan Kayoon Surabaya.
Baca juga: Pedagang Bendera Merah Putih Mulai Ramai di Surabaya Jelang HUT ke-81 RI
Video rekaman cctv ini pada Sabtu (4/11/23) sore, tepat sehari sebelum korban ditemukan tewas dalam mobil dengan kepala terbungkus plastik dan terdapat selang yang terhubung dengan tabung gas helium.
Polreta Sidoarjo menunjukkan ada 5 rekaman CCTV, hari ini Selasa (7/11/23).Rekaman itu menunjukkan korban CA, keluar sendirian dari kamar apartemen, pukul 15.00 WIB. Hingga korban mengendarai mobil hitam Honda Jazz, AG 1484 BY.
Dalam rekaman pertama, korban mengenakan pakaian kaos putih itu keluar dari kamar sendirian. Dia menenteng jaket berwarna biru, dengan rambut dikuncrit rapi dan pakai sandal slop.
Rekaman kedua, korban ini berjalan dan akan memasuki lift untuk menuju ke basement atau tempat parkir mobil.
Baca juga: Eri Sikat Pungli SWK, Pengelolaan PKL Dikembalikan ke Pemkot
Rekaman ketiga, menggambarkan situasi ada di dalam lift. Dimana, korban sempat berkaca dalam pantulan bayangan dinding lift untuk membedani tampilan pakaiam dan rambutnya
Rekaman keempat, korban berjalan di sebuah lobi basement dan ia hendak menuju ke dalam mobil, dikendarainya; mobil hitam Honda Jazz, AG 1484 BY.
Sementara, di rekaman ke lima. Korban sudah berada dalam mobil itu tampak keluar dengan mobilnya meninggalkan apartemen, pada pukul 15.05 WIB.
Baca juga: Eri Cahyadi Dukung Pengusutan Korupsi KBS, Audit BUMD Diperketat
Mulai awal hingga akhir dalam rekaman CCTV itu, korban CA tampak seorang diri. Ia sendirian keluar dari kamarnya, dan kemudian meninggalkan apartemen juga tampak sendiri
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo menyebut, pihaknya sudah memerika sebanyak 9 orang saksi.
"Sejauh ini ada 9 orang saksi yang sudah kami periksa. Itu mulai dari adeknya, keluarga korban dan juga kolega korban yang berada di Kampus," ungkap Andaru, hari Senin (6/11/23)
Editor : Achmad S
