Mahasiswi Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik itu Kuliah di FKH Unair

Mahasiswi Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik itu Kuliah di FKH Unair © mili.id

Proses evakuasi jenazah mahasiswi (Foto: Ist for mili.id)

Sidoarjo - Mahasiswi yang ditemukan tewas dalam mobil dengan kondisi kepala terbungkus plastik di Sidoarjo tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unair, Surabaya.

Hal itu disampaikan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Prof. Dr. Budi Santoso.

Baca juga: Gedangan Juara Umum MTQ ke-32 Sidoarjo, Bupati Subandi Siapkan Dua Tiket Umrah untuk Para Juara

"Itu FKH. Saya barusan ditelepon dari kepolisian, bahwa itu dari FKH. Saya juga sudah mendapat share dari WA grup, terkait identitasnya, dan memang dari FKH itu," kata Prof. Dr. Budi Santoso saat dikonfirmasi mili.id, Minggu (5/11/2023).

Mahasiswi itu diketahui berinisial CA (21), asal Kediri. Dia ditemukan tewas dalam mobil Honda Jazz bernopol AG 1484 BY yang terparkir di halaman apartemen Jalan H. Anwar Hamzah Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Sebelumnya Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo menjelaskan bahwa orang yang menemukan pertama kali korban adalah sekuriti apartemen.

"Sekuriti itu melihat ada seorang wanita dengan kepala tertutup plastik dalam mobil. Kemudian dia melapor ke polsek, dilanjutkan ke polres," jelas Andaru.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Banding Putusan PTUN soal Tembok Mutiara Regency, Warga Siap Hadapi Proses Hukum

Setelah mendapat laporan, Andaru dan tim langsung menuju lokasi dan melakukan identifikasi.

"Setelah kami cek, benar ada wanita dengan kepala tertutup plastik, dengan ada selang yang mengarah ke kepalanya, tersambung dengan tabung gas helium. Posisi mobil dengan kaca tertutup," pungkas Andaru.

Dia menyebut, setelah melakukan identifikasi, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jalan Ahmad Yani, Surabaya untuk dilakukan autopsi.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Genjot Pembebasan Lahan Flyover Gedangan Demi Urai Kemacetan

"Jenazah sudah kita evakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Ini untuk mengetahui penyebab kematian korban," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait