Reses, Legislator Gerindra Terima Keluhan JUT Rusak dan Ambrolnya Plengsengan

Reses, Legislator Gerindra Terima Keluhan JUT Rusak dan Ambrolnya Plengsengan © mili.id

Hidayat Fraksi Gerindra DPRD Jatim/Foto Kominfo Jatim

Mili.id - Saat menggelar reses anggota DPRD Jawa Timur Hidayat dicurhati warga Desa Kemiri, Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto soal pembangunan jalan desa dan Jalan Usaha Tani (JUT), yang rusak, balai dusun dan pelengsengan ambrol

Dari keluhan sejumlah warga tersebut, Hidayat meminta agar jalan desa dan jalan usaha tani segera diperbaiki. Agar, dan berjanji akan meneruskan ke Pemprov Jawa Timur agar pembangunan jalan segera direalisasikan untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Baca juga: Jumhur Hidayat Soroti Hambatan Struktural dalam Mitigasi Karhutla Nasional

"Memang infrastruktur jalan desa ini merupakan kebutuhan masyarakat. Karena akan meningkatkan ekonomi masyarakat. Namun faktanya banyak jalan desa yang selama ini belum terbangun dengan baik, sehingga mengganggu aktivitas para petani. Ini harus kita respon dan kita dorong terkait anggarannya agar anggaran diperuntukan bagi kepentingan jalan usaha tani. Kalau jalan wisata ini segera dibangun saya Gerakan mendorong pertumbuhan ekonomi yang ada di desa," kata anggota Fraksi Gerindra ini. Rabu (3/11).

Baca juga: Kawal Program Gentengisasi, Fraksi Gerindra Turun ke Pengrajin di Desa

Ia menegaskan, pihaknya segera akan melakukan pengecekan ke lapangan dan segera merekomendasikan kepada dinas terkait agar diperbaiki. Kendati wilayah Kemiri terletak di lereng pegunungan rawan longsor, ia mendorong wilayah tersebut bisa dikembangkan untuk pembangunan desa wisata. 

Dia berharap, dengan pembangunan desa wisata maka potensi ekonomi yang ada di desa tersebut bisa meningkat pasca pandemi Covid 19.  

Baca juga: HNW Apresiasi Predikat WTP BPKH, Ingatkan Risiko Investasi Dana Jamaah di Tengah Gejolak Pasar

"Tadi dicurhati soal pembangunan balai Dusun dan pembangunan plengsengan sungai. Ini pelaksanaan sangat penting karena akses di Pacet ini miring dan air bisa turun dari ketinggian, karena arus besar dan pelaksanaan kualitasnya tidak baik maka seringkali mendapat keluhan dari warga bahwa banyak plengsengan ambrol. Ini akan saya cek nanti apakah sungai tersebut kewenangan Kabupaten atau provinsi," tambahnya. 

Editor : Redaksi



Berita Terkait