Kampanye Sungai Bukan Tempat Sampah, Bendera 10 Meter Berkibar di Mojokerto

Kampanye Sungai Bukan Tempat Sampah, Bendera 10 Meter Berkibar di Mojokerto © mili.id

Pecinta panjat tebing mengibarkan Bendera Merah Putih.

Mojokerto - Pengibaran bendera Merah Putih berukuran 10 meter di atas Sungai Brantas, Kota Mojokerto. Sebanyak 3 bendera dikibarkan oleh gabungan relawan, pecinta panjat tebing dan atlet dayung.

Dua bendera bendera dibawa dengan menggunakan kapal karet dan satu lagi dikibarkan diatas jembatan Gajah Mada, Kota Mojokerto.

Baca juga: Ratusan Relawan Mojokerto Ikuti Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Ini Kata Cak Sumardi

Bendera itu dibawa dari bawah Jembatan Rejoto menuju Jembatan Gajah Mada dengan cara dipegang oleh relawan dan atlet dayung.
Setibanya di sekitar jembatan Gajah Mada, satu bendera dikibarkan.

Sebelum berkibar, para relawan, pecinta panjat tebing dan atlet dayung menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian

Panitia pengibaran bendera merah putih, M Basuni mengatakan, pengibaran bendera ini dalam rangka kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia.

"Selain memperingati HUT ke-78 RI, tujuan lain upacara diadakan di sungai sebagai kampanye dimana sungai itu bukan tempat sampah," kata Basuni, Kamis (17/8/2023).

Baca juga: Dari Kandang Binaan ke Meja Warga, Kurban Berkah BAZNAS Mojokerto Hidupi Peternak dan Ribuan Mustahik

Ia menambahkan, ada kesulitan pengisian angin perahu karet karena mesin kompresor terjadi trobel dan tidak bisa mengisi secara maksimal.

"Untuk angin tadi sangat kondusif berbeda dengan saat gladi karena angin sangat kencang. Tadi waktu upacara angin mendukung sehingga berjalan lancar," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait