Polisi mengurai kemacetan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi pada Rabu (5/7/2023) malam (Foto: Dok. mili.id)
mili.id - Dari semua berita yang ditayangkan redaksi pada Rabu (5/7/2023), tiga diantaranya menjadi terpopuler.
Mulai dari kebakaran lima warung di TPI Paiton, Probolinggo hingga jalur pantura menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi macet total. Berikut rangkumannya:
Baca juga: Hangatnya Kebersamaan Ramadan, Keluarga Besar Mili.id Gelar Buka Puasa Bersama
1. Lima Warung di TPI Paiton Probolinggo Terbakar
Sebanyak 5 warung makan di Dusun Pesisir, Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Probolinggo, tepatnya di area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paiton kabakaran, Rabu (5/7/2023). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Kebakaran 5 warung semi permanen itu terjadi sekitar pukul 8.30 WIB. Warung diketahui milik Hatija (60); dua unit milik Muhammad Ali (52), dua unit dan satu warung terdampak milik Bu Adam, warga setempat. Kebakaran diduga karena korsleting listrik.
2. Pikap Pemilik Toko Komputer di Kraksaan Probolinggo Raib
Baca juga: Agen Asuransi Rugikan Perusahaan Hingga Ungkap Kasus Narkoba
Pencurian kendaraan pikap terjadi di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Selasa (4/7/2023) dini hari. Hanya membutuhkan hitungan detik, aksi pelaku yang terekam closed circuit television (CCTV) ini untuk melancarkan aksinya menggondol pikap pemilik toko komputer ini.
Pikap tersebut milik Aidzin (38), warga jalan Imam Bonjol Blok 17, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Pikap yang biasanya digunakan mengangkut dan mengirim komputer dan sebagainya itu raib dicuri sekitar pukul 02.30 Wib.
3. Jalur Pantura Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Macet Total
Baca juga: Bupati Situbondo Minta Maaf hingga Borong Hasil Kerajinan
Jalur menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi macet total, hingga pukul 20.51 WIB, Rabu (5/7/2023).
Informasi yang dihimpun mili.id, antrean kendaraan mengular sepanjang 5 kilometer (KM) atau hingga wilayah Brangsing.
Kasat Lantas Polresta Banyuwangi, Kompol Randy Asdar menyebut, antrean kendaraan terjadi karena musim libur panjang sekolah, perbaikan dermaga hingga cuaca buruk.
Editor : Narendra Bakrie
