Ketua Tim Pencegahan Narkotika BNNK Surabaya, Antok(foto: Roy Ibrachim/mili.id)
Surabaya - Ketua Tim Pencegahan Narkotika BNNK Surabaya, Antok mengajak awak media turut menggelorkan perang terhadap narkoba.
Sebab, tanpa dukungan media, kiprah BNKK dalam menangani permasalahan narkotika di Kota Pahlawan, tidak terdengar sampai ke masyarakat. Baik sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, dan lain sebagainya.
Baca juga: Dafam Pacific Caesar Surabaya Hadirkan "The Late Shift", Sajikan Pengalaman Kuliner Larut Malam
"Media ini memiliki peran yang sangat penting dalam pencegahan penyelagunaan narkoba," kata Antok, Rabu (21/6).
Baca juga: Tangis Janda Bongkar Dugaan Pungli Sewa Lahan Aset Pemkot, Camat Mulyorejo Ultimatum LPMK Kalijudan
Di samping itu, ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat memiliki peran yang sama dalam melakukan perang terhadap narkotika. Sebagaimana undang-undang 35, pasal 104. Yakni masyarakat diberikan kewenangan sepenuhnya menangani masalah narkotika.
Sementara untuk asesmen atau rehabilitasi bagi pecandu narkoba, pihaknya sudah melakukan penanganan sangat baik. Bahkan ia menyebut, banyak warga Surabaya ke BNNK untuk assesmen. "Kita arahkan sesuai tingkat kecanduannya untuk penanganan lebih lanjut," beber Antok.
Baca juga: Dugaan Pungli Kalijudan Meluas, Pedagang Bongkar Dugaan Sewa Lahan Aset
Reporter: Roy Ibrachim
Editor : Aris S
