Trailer Bermuatan Jagung Terguling di Jombang, Ini Penyebabnya

Trailer Bermuatan Jagung Terguling di Jombang, Ini Penyebabnya © mili.id

Kondisi trailer terguling hingga menutupi sebagian jalan raya bayypas Mojoagung.(foto: Apriyanto/mili.id)

Jombang - Sebuah trailer nopol B 9932 PEH, terguling di jalan raya Bayypas Mojoagung, tepatnya di Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Rabu (14/06/2023) dini hari.

Diduga, pengemudi trailer Ruhul Amin (23), warga Desa Kalimas, Kecamatan Pabeancantikan, Kota Surabaya kehilangan kendali karena berupaya menghindari 3 orang yang menghadang laju truknya hingga menabrak median jalan.

Baca juga: Ledakan Diduga Berasal dari LPG, Rumah di Mojoagung Jombang Terbakar, Satu Orang Terluka

"Dari Surabaya mau ke Kediri bawa jagung, masuk jalan bayypas Mojoagung. Sampai lokasi ada tiga anak menghadang saya," terang Ruhul.

Karena kaget, ia mengaku secara spontan membanting setir ke arah kanan hingga menabrak median jalan. "Saya kaget banting kanan, terus tabrak pembatas jalan lalu terguling truknya. Saya juga sempat terjepit, ini sampai luka ringan," jelasnya.

Setelah 20 menit pasca lakalantas tersebut, barulah lewat mobil sayur yang melintas. Hingga akhirnya ia mendapatkan pertolongan. "Baru 20 menit, ada mobil sayur berhenti menolong saya," katanya.

Baca juga: Puluhan Wartawan Ikuti OKK PWI Jombang, Perkuat Kompetensi dan Etika Jurnalistik di Tengah Perkembangan AI

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Anang Setyanto menjelaskan peristiwa lakalantas tunggal tersebut terjadi pada pukul 2.05 WIB. Saat itu, kondisi jalan sedang sepi.

"Kejadiannya sekitar jam 2.00 WIB. Lokasi lakalantas ini berada di Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung Jombang," ucapnya.

Baca juga: Sengketa Kredit Berakhir Damai, Nenek Ngatini Sepakati Pelunasan Utang Rp70 Juta Secara Bertahap

Untuk penyebab terjadinya lakalantas tersebut, pihaknya mengaku masih melakukan pendalaman. "Untuk penyebab terjadinya lakalantas, masih kita dalami mas. Apakah ini mengantuk, atau tersulut rokok, yang jelas masih kita dalami," pungkasnya.

Reporter: Apriyanto

Editor : Aris S



Berita Terkait